Senin, 03 Apr 2017 16:17 WIB

Cara Indosat Dekati Anak Muda Lewat Pasar Modal

Yudhianto - detikInet
Foto: detikINET/Yudhianto Foto: detikINET/Yudhianto
Jakarta - Bertajuk Indosat Ooredoo Stock Trading Contest (ISTC) 2016, operator 'kuning' ini menggelar sebuah kompetisi yang bertujuan untuk mencetak pemain saham yang andal.

ISTC 2016 sendiri dibuka pada bulan Agustus lalu, dan merupakan gelarannya yang kedua. Menurut Indosat jumlah peserta yang mengikuti kompetisi ini bertambah dari tahun sebelumnya yang berjumlah 8.000 orang. ISTC 2016 kini diikuti sebanyak 10.000 peserta.

"Kedua kalinya kami menyelenggarakan ISTC, kami sangat senang karena terjadi peningkatan peserta dari sekitar 8.000 orang tahun (2015) lalu, kini mencapai 10.000 orang. Artinya terjadi peningkatan minat generasi muda untuk terjun ke dunia pasar modal," kata Alexander Rusli, CEO Indosat Ooredoo, Senin (3/4/2017).

Lebih lanjut, Indosat juga sesumbar kalau ISTC merupakan salah satu bentuk program yang mampu mewujudkan Indonesia menjadi salah satu negara ekonomi terbesar di Asia. Apalagi menurut Direktur pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Nicky Hogan, dikatakan performa bursa saham Indonesia juga semakin atraktif dalam beberapa tahun terakhir.

Sehingga diharapkan investor pasar modal yang saat ini berada di angka 564.952 single investor identification (SID) bisa semakin ditingkatkan jumlahnya. Kalau dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang saat ini mencapai lebih dari 250 juta orang, 564.952 SID relatif kecil. Karena tak sampai 1% dari populasi penduduk Indonesia.

Dalam kompetisinya, para peserta ISTC 2016 ditantang menggunakan aplikasi mobile untuk melakukan simulasi secara virtual namun dengan penggunaan data yang real time dari BEI. Adapun aplikasinya sendiri merupakan hasil kerjasama Indosat Ooredoo dengan BEI dan Trimegah Securities.

Setelah melalui sejumlah tahapan, dipilih masing tiga pemenang dari dua kategori yang dilombakan, yakni pelajar dan umum. Dari kategori pelajar, mahasiswa asal Universitas Brawijaya Malang bernama Firdaus Sahrul Anggara menjadi juara satu, dikuti juara dua dan tiga yang masing-masing berasal dari Universitas Andalas Padang dan Universitas Brawijaya lagi.

Sedangkan di kategori umum juaranya dipegang oleh Dwi Winarno asal Depok, disusul dua orang lainnya yang berasal dari Sleman, Yogyakarta dan Jakarta. "Kami ingin menanamkan kepada generasi muda bahwa pasar modal itu merupakan salah satu roda penggerak ekonomi Indonesia," pungkas Alexander Rusli. (yud/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed