BERITA TERBARU
Selasa, 28 Feb 2017 17:35 WIB

Menkominfo: Tender 2,1 GHz dan 2,3 GHz Harus Rasional

Agus Tri Haryanto - detikInet
(Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto) (Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto)
Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengimbau agar proses tender pita frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz dilakukan secara rasional. Pasalnya, tender blok kosong itu untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi operator seluler.

"Kita ini menolong operator yang choked (tercekik) di lima kota besar, itu saja. Nanti tendernya saya minta rasional. Kalau kita ingin bantu operator, kan cuma empat (operator) yang punya masalah (kepadatan)," ujar Rudiantara di Mandarin Oriental, Jakarta, Selasa (28/2/2017).

Lima kota besar yang dimaksud, meliputi Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Operator seluler mengalami kepadatan, sehingga dibutuhkan penambahan spektrum.

Mengenai blok kosong di 2,1 GHz yang hanya akan diberikan kepada satu operator saja untuk satu bloknya, Rudiantara mengungkapkan karena itu ditujukkan kepada operator yang mengalami kepadatan.

"Orang kita fokus congest bukan coverage. Kalau mau coverage nanti 700 MHz kalau selesai revisi Undang-Undang Penyiaran, baru bicara coverage," sebutnya.

Menkominfo juga menanggapi soal imbauan Ombudsman agar Kementerian Kominfo memberikan penomoran/kode akses hingga menerbitkan izin pita frekuensi 2,3 GHz selebar 15 MHz kepada PT Corbec Communication.

Dikatakan Rudiantara, dia melakukan tender sesuai dengan putusan dari Mahkamah Agung (MA). Putusan MA tidak menetapkan frekuensinya di mana, melainkan hanya memberikan nation wide license.

"Dan memberikan alokasi untuk Corbec, itu saja. Tender ini murni untuk kapasitas bukan coverage. Kalau Corbec itu kan pemain baru, itu berarti coverage, ini kan soal kapasitas," tutupnya. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Minggu, 27 Mei 2018 20:10 WIB
    Go-Jek kini telah resmi hadir di Gorontalo. Kehadiran layanan ini melalui kemitraan dengan para pengemudi becak motor atau yang sering disebut dengan bentor.
  • Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Minggu, 27 Mei 2018 19:03 WIB
    Jutaan pengguna WhatsApp tak bisa menggunakan layanan chat milik Facebook tersebut. Kebijakan pemblokiran ini diberlakukan bagi pengguna di bawah 16 tahun.
  • Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Minggu, 27 Mei 2018 17:07 WIB
    Seri M bisa dibilang adalah lini kamera jagoan buatan Leica. Umurnya pun terbilang panjang, seperti seri M7, yang pertama dirilis pada 2002 silam.
  • Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Minggu, 27 Mei 2018 16:16 WIB
    Menteri Kominfo Rudiantara menargetkan penggelaran kabel serat optik untuk Palapa Ring paket tengah akan selesai pada Agustus dan bisa beroperasi September.
  • Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Minggu, 27 Mei 2018 15:10 WIB
    Bagi yang berinvestasi Bitcoin harus waspada. Mata uang digital paling populer ini ternyata masih jadi primadona para pelaku kejahatan siber di seluruh dunia.
  • Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Minggu, 27 Mei 2018 14:06 WIB
    Essential kini ada di ujung tanduk. Sebab, pengembangan ponsel baru di bawah naungan bapak Android terancam dibatalkan, bahkan sampai perusahaannya mau dijual.
  • Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Minggu, 27 Mei 2018 13:02 WIB
    Selain memperluas akses jaringan 4G, operator seluler XL Axiata yang identik dengan warna biru itu juga melakukan perluasan jaringan 4,5G di 100 kota/kabupaten.