Dalam perbincangan dengan President Director & CEO XL Axiata Dian Siswarini, akhirnya terungkap nama-nama yang bakal memimpin perusahaan patungan yang diberi nama PT One Indonesia Sinergy ini.
Pihak XL menempatkan Dion Pius Jefferson sebagai CEO. Sementara pihak Indosat mengirimkan Fahmi Pahlevi Aripudin sebagai Direktur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
XL pun, seperti diberitakan sebelumnya, telah melaporkan pembentukan perusahaan ini ke otoritas pasar modal dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Terkait pembentukan perusahaan yang ramai dikabarkan bisa mengarah ke aksi merger, Dian tidak mengiyakan tapi tidak pula menyangkal. Menurutnya segala kemungkinan bisa saja terjadi.
"Mau ada join venture atau nggak, kemungkinan akan selalu ada. Tapi sejauh ini tidak atau belum diagendakan (soal merger)," ujarnya di sela acara XL Net Rally 2016 yang berlangsung di Yogyakarta.
Dijelaskannya, pembentukan join venture PT One Indonesia Synergy atau OIS ini sendiri, sejauh ini untuk memberikan konsultasi kepada operator saja. Itu pun terkait kerja sama yang mengarah ke jaringan dan bukan pembentukan perusahaan.
"OIS akan mencari alternatif yang bisa dilakukan, awalnya antara XL dan Indosat. Nanti kedepannya, bisa terbuka untuk operator lain," kata Dian.
Perusahaan baru ini sendiri akan memberikan gambaran network seperti apa. Lalu melihat berapa keuntungannya. Selain itu mereka diminta untuk membuat perencanaan, penilaian,Β monitoring kerja sama jaringan.
"Bisa dalam bentuk co-build atau membangun bersama. Dapat pula join contraction atau network sharing," terang wanita berkaca mata ini.
Saat ditanya alasan memilih Indosat, Dian menjawab XL dan anak usaha Ooredoo itu memiliki skala usaha yang berdekatan. Selain itu sinergi keduanya cukup besar, salah satunya dalam hal spektrum.
(rou/rou)