Menurutnya, tata ulang kanal di spektrum 1.800 MHz ini tidak akan bisa sukses tanpa adanya kerja sama yang baik oleh keempat operator seluler itu. "Terima kasih kepada semua stakeholder," kata menteri yang akrab disapa Chief RA itu saat berbincang dengan detikINET, Selasa (17/11/2015).
Setelah refarming tuntas, keempat operator itu harus melakukan tes performansi jaringan. Jika lancar dan tak ada hambatan lagi, maka Telkomsel, Indosat, XL Axiata, dan Tri, dipastikan sudah boleh langsung komersialisasi 4G di 1.800 MHz secara nasional sejak hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, frekuensi 1.800 MHz harus ditata ulang terlebih dahulu sebelum bisa refarming untuk menggelar jaringan seluler generasi keempat ini. βPasalnya, selain spektrum itu masih digunakan untuk 2G, blok kanal keempat operator itu masih tidak berdampingan.
Itu sebabnya, sejak April 2015 lalu, Menkominfo memutuskan untuk memulai penataan dari luar Pulau Jawa, tepatnya dari kawasan timur Indonesia yang trafik pelanggannya tidak terlalu padat. Dan puncaknya tadi malam ada di Jakarta.β Total ada 42 klaster area yang ditata ulang secara nasional.
Sebelumnya, pemerintah telah menggelar layanan 4G tahap pertama di 900 MHz pada akhir Desember 2014 lalu. Namun, untuk kecepatan akses internetnya masih belum terlalu signifikan jika dibandingkan dengan 3G karena lebar pitanya yang cuma menggunakan alokasi 5 MHz oleh masing-masing operator -- Telkomsel, Indosat, dan XL.
Sementara di 1.800 MHz, pita yang bisa dialokasikan oleh masing-masing operator bisa 10 MHz sampai 15 MHz -- kecuali Tri yang cuma punya spektrum terbatas. Dari total 75 MHz frekuensi yang tersedia, Tri paling kecil karena cuma punya 10 MHz. Sementara XL dan Telkomsel masing-masing punya sumber daya 22,5 MHz, dan Indosat 20 MHz.
Jika di 900 MHz kecepatan maksimal yang bisa digeber adalah 36 Mbps. Sementara di 1.800 MHz akses yang bisa dirasakan, secara teori bisa menembus 100 Mbps. Angka kecepatan akses ini bisa semakin tinggi jika menggunakan skema carrier aggregation dengan LTE Advanced.
Jika mengacu pada ekosistem global, 1.800 MHz bisa dibilang frekuensi yang populer untuk menggelar 4G LTE. Dari sisi ekosistem handset, ponsel pintar yang mendukung 4G LTE di 1.800 MHz juga lebih banyak. Bahkan kini pilihannya beragam, mulai dari yang termurah Rp 1 jutaan hingga di atas Rp 10 jutaan telah tersedia.
(rou/ash)