Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Smart City Bisa Berantas Pungli & KKN

Smart City Bisa Berantas Pungli & KKN


Adi Fida Rahman - detikInet

Rizal Effendi (adi/detikINET)
Jakarta -

Balikpapan tengah bertransformasi menjadi smart city atau kota pintar. Berbagai upaya dilakukan, salah satunya menghadirkan layanan berbasis teknologi.

Saat berbincang di kediaman rumah dinasnya, Walikota Balikpapan Rizal Effendi bercerita banyak mengenai berbagai program yang tengah digarapnya untuk membuat Kota Banua Patra ini jadi salah satu kota pintar di Indonesia.

"Kami tengah membangun Balikpapan menjadi smart city seperti kota lain di seluruh dunia. Dengan smart city, memberi kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada banyak keuntungan dengan menerapkan konsep smart city. Salah satunya, menghilangkan berbagai momok yang melekat pada pelayanan pemerintah yang umumnya berbelit-belit. "Smart city dapat memberantas pungli dan KKN," ungkapnya.

Meski Balikpapan telah mendapat pengakuan sebagai smart city di luar pulau Jawa, tak membuat Riza lantas puas. Dia mengaku akan terus menyempurnakan predikat tersebut dengan berbagai kemudahan berbasis IT.

Setelah membuat program Hospital Online Reservation atau Hore bersama XL Axiata dan STMIK Balikpapan, pihaknya akan membenahi sistem Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Dijelaskan Rizal, semenjak diserahkan dari pemerintah pusat melalui Kantor Pajak Pratama, sistem PBB dinilainya buruk.

"Banyak data yang tidak update, ini yang akan kita benahi. Karena PBB menjadi salah satu pendapatan asli daerah yang tinggi," ujarnya.

Pihak Pemkot Balikpapan, kata Rizal, akan melakukan pendataan kembali PBB untuk membuat data base baru. "Pendataan akan diulang. Dulu bersifat manual. Kini kami akan perbarui sehingga bisa diterapakan sistem online," pungkasnya.

(afr/rns)







Hide Ads