"Praktis Januari 2016, masyarakat sudah bisa menikmati 4G di 1.800 MHz, karena (pita frekuensi) itu the best ecosistem in the world," jelas Rudiantara saat ditemui di acara Indosat Idbyte 2015 di Ballroom Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Jumat (2/10/2015).
Seperti diketahui, wilayah Jawa dinilai paling sulit untuk dilakukan refarming. Sebab memiliki pengguna layanan telekomunikasi dan populasi terpadat dibandingkan wilayah lain di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spektrum 1.800 MHz sendiri diisi oleh empat operator seluler yang berlomba menggelar layanan 4G LTE yaitu XL, Tri, Telkomsel dan Indosat.
Frekuensi 1.800 MHz harus ditata ulang terlebih dahulu sebelum menggelar layanan 4G. Sebab blok kanal para operator masih tidak berdampingan. Untuk itu Kominfo bersama operator melakukan refarming di seluruh Indonesia yang berjumlah 42 cluster.
Sebelumnya pemerintah telah menggelar layanan 4G tahap pertama di 900 MHz sejak akhir Desember 2014 lalu. Namun untuk kecepatan akses internetnya masih kalah dibanding 3G, karena keterbatasan lebar pita di 900 MHz yang hanya dialokasikan 5 MHz untuk 4G. Sementara di 1.800 MHz, lebar pita yang dialokasikan untuk 4G lebih besar lagi, sehingga kecepatan akses internet 4G di Indonesia diharapkan benar-benar bisa menembus 100 Mbps.
(ash/ash)