"Tahun lalu realisasi pendapatan PINS sekitar Rp 1,5 triliun. Tahun ini kita ingin tumbuh sekitar 66% di sisi pendapatan dibandingkan 2014," ungkap Direktur Utama PINS Indonesia Service Mustapa Wangsaatmaja, Jumat (18/9/2015).
Menurutnya, untuk menopang pencapaian itu PINS akan menyiapkan belanja modal sekitar Rp 10 miliar dimana pendanaan berasal dari kas internal. Kata Mustapa, tahun lalu setelah menguasai sebagian saham TiPhone, kontribusinya sekitar 40% ke omzet PINS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, PINS Indonesia memiliki beberapa portofolio bisnis, yaitu mobile device trading, ICT hardware trading, ICT security services, M2M solution services, enterprise premises integration services, CPE services.
PINS memberikan nilai pada layanan pengelolaan ICT mulai dari disain konfigurasi, pengadaan, instalasi, Integrasi, pengoperasian hingga pemerliharaan perangkat serta sarana pendukungnya.
βKalau bicara industri, seluler yang besar kontribusi pendapatan ke PINS. Kami memasok perangkat Machine to Machine (M2M) bagi Telkomsel,β pungkasnya.
(rou/rou)