Angka pelanggan 4G di 2016 itu, menurut Roy Wishnu Wibowo, GM Packet Data XL, meningkat lebih dua kali lipat dari target yang dipasang untuk akhir 2015 ini. Ia optimistis target itu bisa dicapai jika melihat tren smartphone 4G dan penggunaan akses data saat ini.
Namun sebelum berbicara jauh ke 2016, ia lebih memilih fokus terlebih dulu untuk target tahun ini. Salah satunya dengan rencana komersialisasi 4G LTE di frekuensi 1.800 MHz. Rencananya, internet cepat itu akan bisa diakses oleh pengguna di Surabaya dan Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam catatannya, eNode B yang digunakan untuk pemancar sinyal 4G LTE XL, per Juni kemarin baru sekitar 240 unit. Akhir tahun nanti, jumlahnya diyakini bisa bertambah lebih dua kali lipatnya. XL sendiri menggunakan Huawei dan Ericsson sebagai vendor jaringannya.
Penataan frekuensi 1.800 MHz untuk 4G LTE sendiri dijadwalkan selesai seluruhnya pada akhir November mendatang. Namun pemerintah sebelumnya sudah membolehkan operator untuk langgsung menggelar komersialisasi di wilayah yang lebih dulu selesai ditata.
Saat ini XL sendiri baru mengomersialisasikan layanan 4G LTE frekuensi 1.800 MHz di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sementara itu 4G LTE di Yogyakarta dan Medan menggunakan frekuensi 900 MHz.
Kendati demikian, Roy mengatakan, sudah cukup banyak pengguna yang mengaktifkan paket 4G LTE mereka. Jumlahnya sekitar 1,2 juta hingga 1,3 juta orang dan tersebar antara Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Bogor, Lombok dan Medan.
Sementara itu jumlah pengguna yang terdeteksi mengakses jaringan mereka melalui gadget 4G LTE ada sebanyak 3 juta orang. XL pun mengeluarkan paket-paket agar para pengguna itu mau mencoba paket internet cepat tersebut.
Salah satunya adalah Paket Tabungan Kuota 4G LTE yang baru mereka luncurkan. Dengan paket tersebut, ketika pengguna membeli paket HotRod mulai dari harga Rp 60 ribu akan mendapatkan bonus kuota 4G LTE yang bisa dipakai saat jaringan tersebut sudah aktif nanti.
"Kami harapkan akhir tahun ini bisa mencapai 4,5 juta pelanggan 4G LTE dari 8 kota yang sudah komersial, dan akhir 2016 sudah mendapat 10 juta pelanggan dari rencana 30 kota," pungkasnya.
(rou/ash)