Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
XL Ingin Lebih Meraksasa di Lombok dengan 4G 1.800 MHz

XL Ingin Lebih Meraksasa di Lombok dengan 4G 1.800 MHz


Muhammad Alif Goenawan - detikInet

ilustrasi (detikINET)
Lombok -

Setelah dilakukan penataan ulang di frekuensi 1.800 MHz, PT XL Axiata akhirnya resmi menggelar komersialisasi layanan 4G LTE di 1.800 MHz perdananya di Kota Mataram, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini karena pangsa pasar XL di Pulau Lombok menjadi yang terbesar dibanding operator lainnya.

Peluncuran layanan komersialisasi 4G LTE perdana di 1.800 MHz ini dilakukan secara serempak oleh lima operator, yakni XL, Telkomsel, Indosat, Tri, dan Smartfren di lima kota di Indonesia.

XL memang sangat antusias dalam menyambut peluncuran jaringan internet cepat di frekuensi 1.800 MHz. Sebab, operator yang identik berwarna biru itu nyatanya memiliki pita lebar yang cukup besar, yakni 22,5 MHz, dimana hal itu diperoleh berkat akuisisi Axis yang rampung di tahun 2014.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Director Service Management XL, Ongki Kurniawan, alasan pihaknya memilih Pulau Lombok sebagai tempat peluncuran tak lain karena wilayah ini menjadi pangsa pasar terbesar bagi XL bila dibandingkan dengan operator lain, yakni lebih dari 85%.

"XL memiliki hubungan yang spesial dengan masyarakat Lombok dan NTB pada umumnya. Pangsa pasar lebih dari 85% menunjukkan suatu kehormatan bagi XL untuk bisa hadir di sini. Sebagai bentuk apresiasi, maka kami meluncurkan layanan 4G LTE pertama di frekuensi 1.800 MHz," ujar Ongki ketika peresmian, di Islamic Center, Mataram, Lombok, Senin (6/7/2015).

XL memang tak main-main dalam menggelar layanan 4G LTE. Sedikitnya XL telah membangun 14 BTS (base transceiver station) 4G di sejumlah area di Ibukota NTB, semisal pusat kegiatan pemerintahan, bisnis dan aktivitas warga, serta pusat-pusat keramaian, semisal Mataram Mall.

Untuk kecepatannya sendiri, XL mengklaim 4G LTE-nya di frekuensi 1.800 MHz mampu menembus angka 100 Mbps. Ini jelas jauh berbeda dengan kecepatan yang ditawarkan di frekuensi 900 MHz, dimana XL mengatakan hanya menembus angka 30 Mbps, itu pun tidak merata.

Tak cukup sampai di situ, XL pun memberikan penawaran kemudahan bagi pelanggannya yang ingin beralih menggunakan 4G. XL menyediakan program bagi-bagi kartu SIM khusus 4G yang telah disiapkan sebanyak satu juta unit.

Mataram memang jadi kota pertama yang disambangi layanan 4G LTE XL yang beroperasi di frekuensi 1.800 MHz. Setelah itu, baru menyeberang ke Surabaya, Bandung, Bali, dan Jakarta.

Acara peluncuran ini turut dihadiri oleh Dirjen Sumber Daya Pengembangan Perangkat & Informatika, Muhammad Budi Setiawan dan Gubernur NTB, Zainul Majdi.

(yud/ash)




Hide Ads