"Pendapatan Rp 24,085 triliun, tumbuh sekitar 1% dari tahun 2013 sebesar Rp 23,855 triliun tumbuh 1%. Year on year lebih dari 63% layanan data pertumbuhannya," kata Direktur Utama PT Indosat Aleksander Rusli usia Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), di Kantor Pusat Indosat, Jakarta, Rabu (10/6/2015).
Alex mengungkapkan, di tahun ini, perseroan baru akan agresif mengejar pendapatan mulai kuartal ketiga. "Target saya tidak bisa saya sebutkan. Kita akan sangat agresif di kuartal III dan kuartal IV karena modernisasi baru selesai di semester II ini. Saat ini baru selesai modernisasi jaringan besar-besaran sejak 3 tahun lalu," jelasnya.
Sementara dari sisi pelanggan juga ada kenaikan di kuartal IV tahun 2014, jumlah pelanggan Indosat naik sebesar 5,3% di periode yang sama tahun 2013. "Jumlah pelanggan di ujung kuartal ke IV sebesar 63,2 juta, sementara tahun 2013 adalah sebesar 54,2 juta pelanggan atau naik 5,3%," ujar Rusli.
Menurutnya, jumlah pelanggan akan bertambah pesat saat semua modernisasi jaringan selesai dilakukan bulan depan. "Kita dibanding operator lain termasuk yang paling terlambat. Di bulan depan karena mendekati lebaran, seperti pada musim lebaran lalu juga pasti pasti naik, apalagi setelah modernisasi selesai," katanya.
(ash/ash)