Menurut Alun, anggota APJII yang mewakili Polarisnet, transformasi adalah harga mati yang perlu dilakukan organisasi yang mewadai para ISP dan NAP ini. Industri internet saat ini telah berkembang dan berubah dari hari ke hari sehingga APJII juga harus melakukan perubahan besar-besaran agar tak ketinggalan zaman.
"Transformasi bisa dilakukan dari berbagai hal, seperti tata kelola internet. Termasuk juga jika kita lihat booming seluler yang menjadi pengguna awam internet, sedangkan warnet segmentasinya tinggal segelintir," papar Alun.
Fenomena-fenomena di atas, lanjutnya, harus bisa disadari oleh nakhoda baru APJII sehingga bisa menentukan arah kebijakan strategis yang efektif dan efisien.
Nah, untuk sebuah transformasi ini Alun menilai dibutuhkan sosok baru dan energik yang bisa memberikan ide-ide segarnya terhadap roda organisasi APJII. "Dua nama itu (Marcel dan Jamal) harusnya bisa," ujarnya.
Seperti diketahui, Marcelus Ardiwinata dan Jamalul Izza jadi kandidat terkuat di hari terakhir Munas APJII yang tengah berlangsung di Hotel Royal Ambarukmo, Jogjakarta.
Marcel mewakili tokoh senior dan berasal dari perusahaan besar atau konglomerasi. Marcel sendiri saat ini menjabat sebagai Deputy Director First Media. Sementara Jamal adalah tokoh muda yang juga sudah punya pengalaman di APJII dan mewakili perusahaan kecil menengah (UKM). Jamal yang kelahiran tahun 1981, saat ini merupakan CEO Media Lintas Data.
"Kalau saya, kans lebih besar Jamal karena sosok muda. Anggota baru lebih mengenal Jamal dan patut diingat bahwa anggota baru ini pertumbuhannya pesat, dari 200-an kini anggota APJII sudah 300 lebih, dan rata-rata anggota baru ini dari kalangan muda. Jadi Jamal sepertinya bisa mewakili," tandas Alun.
Pemilihan Ketua Umum APJII periode 2015-2018 sendiri rencananya bakal dilakukan menggunakan sistem e-voting.
Ketua Organizing Comittee Taufik M. Heryawan menyampaikan, ada dua kemungkinan mekanisme pemilihan. Yaitu pertama calon formatur tunggal dan calon formatur jamak. "Kalau tunggal, siapapun yang terpilih akan menyusun kabinet, kabidnya. Kalau jamak, akan dipilih beberapa, lalu mereka yang menentukan,"β jelas Taufik.
(Ardhi Suryadhi/Fino Yurio Kristo)