"Proses modernisasi jaringan yang kami lakukan sejak tahun 2013 banyak yang skeptis, banyak yang merasa Indosat sudah telat dalam melakukan investasi perbaikan jaringan dibandingkan operator lain," tutur CEO Indosat Alexander Rusli dalam temu media di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Tapi Alex mengklaim kalau modernisasi jaringan Indosat dilakukan secara total sehingga ibaratnya seperti meluncurkan jaringan baru. Jadi, berbeda dari modernisasi yang pernah mereka lakukan sebelumnya. Sehingga ia yakin kualitas jaringan data Indosat kini jauh lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"It's a big jump dengan segala macam risiko seperti membuka jaringan baru dalam situasi di mana pelanggan itu banyak," lanjut Alex. Maka ia mengaku sudah kebal dengan cacian yang diarahkan pada Indosat selama masa perbaikan tersebut. Mungkin karena ada gangguan dan sebagainya.
Modernisasi jaringan dilakukan untuk memperbaiki kualitas dan menyambut era 4G LTE, khususnya di frekuensi 1.800 Mhz. Saat ini, setelah prosesnya selesai di 23 kota seluruh Indonesia, modernisasi jaringan dilakukan di berbagai kota second layer di pulau Jawa dengan target sebagian besar selesai menjelang hari raya Lebaran.
Alex pun menyatakan kualitas jaringan Indosat terutama di pulau Jawa akan semakin kencang tahun ini. "Tidak ada yang tidak ada 3G yang cepat, yang bener-bener real speed sampai 42 Mbps," klaimnya.
(fyk/asj)