Tak ingin hasil negatif itu terulang, Smartfren sudah menyiapkan sejumlah strategi. Deputy CEO Smartfren Telecom Djoko Tata Ibrahim mengatakan, pihaknya akan lebih menggenjot porsi layanan data dibandingkan suara.
"Sekarang lagi booming data. Nah, kami akan meningkatkan revenue menjadi 60% dari layanan data dan 20% voice," ujar Djoko saat peluncuran C3s dan C3si di Senayan, Senin (20/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk penjualan Andromax anyarnya yang dirilis hari ini, Smartfren berani menargetkan hingga 300 ribu dalam tiga bulan. "Agar mencapai target, kami akan menjual Andromax C3s dan C3si di 1.600 toko yang tersebar di Indonesia," Djoko melanjutkan.
Smartfren sendiri saat ini memiliki 12 juta pelanggan, adapun 5 juta di antaranya adalah pengguna Andromax. Kehadiran Andromax terbaru diharapkan mampu meningkatkan jumlah pelanggan menjadi 14 juta di akhir tahun 2015.
(ash/ash)