Kamis, 05 Mar 2015 09:27 WIB

Laporan dari Barcelona

Telkomsel Dukung Pembangunan Smart City di Indonesia

- detikInet
Mobile World Congress 2015 di Barcelona (asy/detikINET) Mobile World Congress 2015 di Barcelona (asy/detikINET)
Barcelona - Banyak negara yang sudah mengembangkan konsep smart city alias kota pintar seiring perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih. Bagaimana di Indonesia? Kini, di beberapa kota telah dimulai pengembangan kota pintar ini. Pengembangan smart city ini juga didukung penuh Telkomsel.

Saat ini Telkomsel telah melakukan pengembangan smart city di beberapa kota dengan melakukan kerjasama dengan walikota dan bupati yang memiliki visi yang sama. Nantinya Telkomsel akan mendukung pengembangan smart city di seluruh Indonesia, sebagai salah satu upaya untuk turut membangun ekosistem digital di Indonesia.

"Smart city telah menjadi visi banyak kota di dunia untuk mewujudkan keteraturan dalam sistem interaksi di masyarakat sehingga dapat menciptakan efisiensi waktu dan sumber daya," kata Direktur Utama Telkomsel Ririek Ardiansyah dalam kesempatan diskusi bersama media di ajang Mobile World Congress (MWC) 2015 di Barcelona, Spanyol.

Salah satu yang dikembangkan Telkomsel adalah membangun sensor-sensor dengan berbagai tujuan sesuai kebutuhan daerah masing-masing.

"Platform Smart City juga dapat menjadi sumber informasi pemerintah mengenai akan apa yang terjadi di lingkungan dan masyarakat yang dilayaninya dengan cepat, sehingga pengambilan keputusan dapat diambil segera dan tepat berdasarkan informasi real time yang dikirimkan oleh sensor-sensor yang terhubung dalam satu kesatuan sistem tersebut," kata Ririek.

Telkomsel bersama Telkom Group telah menyiapkan Smart City Platform berupa sistem terintegrasi yang menciptakan interaksi yang tepat sasaran antara pemerintah sebagai penentu kebijakan, masyarakat sebagai komunitas yang perlu mendapatkan pelayanan dan kualitas hidup yang baik, serta Telkomsel yang membangun konektivitas sebagai medium komunikasi dan informasi dalam sistem tersebut.

Pengelolaan Smart City dapat diterapkan untuk mengatasi berbagai permasalahan, seperti limbah, transportasi, kependudukan, kesehatan, pendidikan, pengairan, perumahan dan masalah perkotaan lainnya. Dengan pembangunan sistem dan sensor Smart City, masalah sosial bisa ditekan dan pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.

Beberapa waktu lalu Telkomsel juga telah menjalin kerjasama dengan LAPI ITB untuk Program Penerapan Smart City Platform. Diharapkan Smart City Platform dapat diimplementasikan melalui pengembangan bisnis digital, penerapan teknologi machine to machine dan supporting system untuk big data solution.

"Kami harap Smart City Platform ke depannya akan dapat diterapkan di berbagai kota di Indonesia," kata Ririek.

Hingga saat ini Telkomsel masih terus melakukan pembahasan pengembangan terkait Kota Pintar ini, terutama model bisnisnya. Telkomsel juga aktif terus mencari ide-ide dan teknologi baru, salah satunya dengan menghadiri World Mobile Congress di Barcelona ini.

Di perhelatan terbesar ini, Dirut Telkomsel bersama jajarannya melihat perkembangan teknologi dan juga melakukan pertemuan dengan beberapa pihak terkait dengan bisnis Telkomsel.

Sementara itu VP Tecnology and System Telkomsel Ivan Permana mengatakan saat ini Telkomsel sedang membangun Kota Pintar di Jakarta, Bandung, Bogor, Surabaya, Yogyakarta, dan Makassar. Masing-masing daerah, konsep smart city yang akan dibangun memiliki tujuan yang berbeda.

Bogor, misalnya, sedang dikembangkan sensor pemantauan debit air di Bendung Katulampa. Dengan dibangun sensor ketinggian debit air di Katulampa, maka diharapkan informasi potensi banjir di Jakarta bisa didapatkan lebih cepat. Di Jakarta juga dibangun mengenai sensor untuk pemantauan truk sampah.

"Yang perlu dibangun saat ini adalah aplikasi-aplikasi yang digunakan untuk menerjemahkan dan memproses data-data yang didapatkan dari sensor itu," kata Ivan. Teknologi sensor sendiri terus berkembang. Saat ini teknologi sensor bisa mengidentifikasi sesuatu lebih cepat dan detil dan hasilnya bisa dikirim lebih cepat.

Di arena MWC 2015 sendiri, berbagai macam perkembangan teknologi diperlihatkan, termasuk dalam pengembangan smart city. Beberapa perusahaan di China dan Korea Selatan termasuk yang agresif melakukan pengembangan produk atau peralatan teknologi untuk Smart City.

(asy/rou)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed