Sorot mata mendadak tertuju ke arah Bekasi. Sampai-sampai, dua operator seluler besar Indonesia menjadikan Bekasi sebagai 'bintang iklan' mereka.
Hanya saja pendekatan yang dilakukan berbeda. Yang satu coba menarik perhatian lewat pendekatan mengolok-oloknya terlebih dahulu, dan satunya lagi dengan tegas menyatakan cintanya dari awal.
Indosat jadi operator yang dalam kampanye iklannya menempatkan Bekasi sebagai obyek bully. "Liburan ke Aussie lebih mudah dibanding ke Bekasi" demikian tagline iklan Indosat yang kemarin sempat wara-wiri itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai akhirnya President Director & CEO Indosat Alexander Rusli turun langsung untuk meminta maaf terhadap iklan yang sudah kadung beredar luas tersebut.
"Dengan ini kami meminta maaf karena tidak pernah ada maksud untuk menyinggung pihak manapun dalam medium kami berpromosi. Iklan tersebut juga sudah ditarik segera setelah kami menyadari dampak yang ditimbulkannya," ujar Alex.
"Kami sangat berterima kasih atas kritik dan saran dari warga Bekasi serta masyarakat pada umumnya, yang senantiasa kami jadikan koreksi agar ke depannya kami dapat menjadi lebih baik," sambungnya.
Nah, tak lama berselang -- entah disengaja atau tidak -- XL Axiata yang merupakan pesaing Indosat tiba-tiba muncul dengan kampanye marketing 'Bekasi' lainnya, #LoveBekasi.
Taktik marketing XL ini tentunya menggelitik untuk dikomentari. Apalagi menilik waktu peluncurannya yang mepet dengan kasus iklan Indosat yang diprotes warga Bekasi.
Ada yang mengapresiasi strategi marketing XL ini, ada pula yang menyebutnya sebagai taktik oportunis dalam persaingan bisnis.
"Bisa bener XL, abis indosat bikin blunder dengan iklan bekasi nya. dia bikin iklan sendiri dgn hestek #LoveBekasi ^^" kata seorang tweeps.
"Interesting time ahead #XL #LoveBekasi opportunistic tactics vs #Indosat predicament. Is there any credible service upgrade in Bekasi by XL?" kicau pengguna Twitter lainnya mengomentari kampanye #LoveBekasi XL.
Terlepas dari berbagai opini yang beredar, #LoveBekasi merupakan bagian dari program kawasan internet cepat XL. Program ini merupakan salah satu wujud komitmen XL untuk hadir lebih dekat dengan seluruh pelanggan XL di Bekasi.
GM Sales XL Jabodetabek Inner, Rd. Sofia Purbayanti mengungkapkan, pertumbuhan pelanggan data di Bekasi tak kalah dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Dari total 1,73 juta pelanggan XL di Bekasi pada akhir September 2014, tercatat lebih dari separuhnya merupakan pengguna layanan data.
Rangkaian program 'Kawasan Internet Cepat XL #LoveBekasi 2015' meliputi kemudahan layanan MyXL, promosi bebas chatting selama 3 bulan, dan beragam kegiatan #LoveBekasi.
Ya, terlepas dari bagaimana cara operator seluler melakukan pendekatan ke warga Bekasi, intinya wilayah yang masuk area Jawa Barat ini memberikan kontribusi penting bagi perusahaan telekomunikasi.
Tinggal tergantung dari masing-masing operator, cara pdkt seperti apa yang mau mereka pilih untuk menaklukkan hati masyarakat Bekasi.