"Telkomsel adalah leader di sisi network dan Samsung saat ini seperti yang kita tahu merupakan penguasa di pasar smartphone Android. Dengan kerjasama ini adalah sesuatu yang bagus. Bagus buat kami, bagus untuk pelanggan," ucap Direktur Marketing Telkomsel Alistair Johanson, di sela-sela penandatanganan kerjasama Telkomsel-Samsung di Blowfish, Jakarta, Rabu (18/6/2014).
Kolaborasi ini merupakan bentuk nyata kelanjutan dari pihak Samsung dengan SingTel Group, yang merupakan salah satu pemegang saham Telkomsel, pada bulan April lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut data GfK, sebelumnya feature phone itu kontribusinya 70%. Sekarang jumlahnya sudah mencapai 52%. Ini yang akan kita dorong agar lebih tinggi lagi," tegas Andre.
Tak cuma itu, program jangka panjang telah disiapkan oleh Samsung dengan Telkomsel. Mulai dari bundling khusus sampai data plan yang memang diperuntukkan bagi handset milik Samsung.
"Kerjasama ini akan semakin erat dan makin ditingkatkan, misalnya dengan memberikan spesifik data plan khusus samsung. Sebelumnya kita kan memang sudah kerjasama bundling base on type tertentu saja. Tetapi sekarang akan secara ke semua jenis smarphone Samsung," tambah Head of Strategic Marketing Group Telkomsel Ririn Widaryani.
Kerjasama di antara keduanya, ditambahkan oleh Ririn, juga menyiapkan dengan bundling khusus dengan Telkomsel saja. Misalnya, tablet terbaru Samsung khusus akan diikat dengan Telkomsel saja.
"Intinya dengan edukasi kita membuat kerjasama ini. Jadi tak melulu soal target sales. Tapi pastinya kita ingin mendapatkan pelanggan yang sebanyak-banyaknya,"tandasnya.
(tyo/ash)