Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Ekspansi Jaringan ke Pelosok Tak Melulu Soal Bisnis!

Ekspansi Jaringan ke Pelosok Tak Melulu Soal Bisnis!


- detikInet

Ilustrasi (telkomsel)
Pontianak -

Membangun jaringan di wilayah pelosok bukan tanpa kendala. Kebanyakan, di wilayah-wilayah tersebut, revenue tak sebanding dengan investasi yang dikeluarkan. Ini tentu menjadi pertimbangan operator.

Besar pasak daripada tiang memang tak bisa dipungkiri. Namun Telkomsel punya pertimbangan lain.

"Revenue yang gak sebanding dengan investasi itu gak semua lokasi. Hanya lokasi-lokasi di garis depan. Karena kita ada misi lain. Ada misi ekonomi, misi pertahanan, ada misi negara," kata Mas'ud Khamid Direktur of Sales Telkomsel usai acara pembukaan GraPARI Telkomsel di Pontianak, Kalimantan Barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakannya, sebagai operator paling Indonesia, Telkomsel harus memastikan pemerataan akses komunikasi, termasuk di wilayah pelosok, meski pendapatan tidak besar dari sana.

"Gak bisa begitu. Kenapa di area tertentu pricing-nya bisa gak sama, karena yang kita urus banyak. Dari Sabang sampai Merauke. Gak boleh misalnya yang di sebelah timur gak bisa pake internet. Itu kan saudara kita juga. Cuma meratanya dalam prioritas," tuturnya.

Telkomsel sendiri dikatakan Mas'ud terus berupaya melakukan ekspansi jaringan. Salah satunya dengan mengebut sebanyak 15 ribu BTS hingga akhir tahun ini.

"Kedua, kita juga modernisasi jaringan di kota besar yang memerlukan kualitas broadband bagus. Yang ketiga, kita memperkuat jaringan di Indonesia timur baik yang lewat satelit maupun fiber optik," terang Mas'ud.

Ditambahkan Mas'ud, prioritas ekspansi jaringan mengikuti pergerakan pasar. Terutama untuk pasar broadband, kondisinya saat ini begitu bagus dan hampir merata terutama di kota besar.

(rns/ash)







Hide Ads