Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Mati Listrik, 124 Unit Genset Sokong BTS Telkomsel

Mati Listrik, 124 Unit Genset Sokong BTS Telkomsel


- detikInet

Dirut Telkomsel Alex Sinaga dan Direktur Sales Telkomsel Mas'ud Khamid
Jakarta - Telkomsel mengaku tidak mengalami gangguan berarti saat musim banjir ini. Namun karena sebagian wilayah terkena dampak pemadaman listrik PLN, maka 124 unit genset portable dan mobile pun dikerahkan untuk menyuplai BTS.

Telkomsel juga telah menambah kapasitas baterai backup di semua lokasi rawan banjir. Termasuk menerjunkan perahu karet untuk menjangkau lokasi BTS sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan evakuasi dan makanan siap santap.

Telkomsel dan Telkom Group sendiri mulai mengoperasikan Posko Peduli Korban Banjir di tiga titik sekaligus yakni di Kampung Melayu Jakarta Timur, Youth Center Otista, Jakarta Timur dan Warakas – Tanjung Priok Jakarta Utara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Utama Telkomsel, Alex J. Sinaga, berkesempatan meninjau langsung posko di Kampung Melayu didampingi Direktur Sales, Masud Khamid dan tim Satuan Tugas Penanggulangan Banjir Telkomsel.

Di posko-posko ini Telkomsel beserta Telkom Group memberikan layanan pengobatan gratis, layanan telepon gratis, charging ponsel, dan akses internet gratis melalui WiFi.

Dalam kesempatan itu juga diberikan bantuan berupa 2.000 nasi kotak gratis bagi korban bencana banjir dan truk yang dilengkapi dengan alat Water Purifier, yang mampu mensuplai air bersih untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.

Untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi terkini terkait banjir, Telkomsel bekerja sama dengan BPBD DKI Jakarta menyediakan layanan SMS berbasiskan LBA (Location Base Advertising) yang memberikan info seputar banjir dan ketinggian pintu air, di wilayah-wilayah rawan dan terkena banjir.

"Kami turut prihatin dengan terjadinya banjir di Jakarta ini yang mengakibatkan aktivitas masyarakat menjadi terganggu dan sebagian lagi harus mengungsi ke tempat-tempat aman. Kami telah memastikan bahwa layanan telekomunikasi Telkomsel berjalan dengan normal sehingga masyarakat masih dapat berkomunikasi khususnya untuk berbagi informasi terkait bencana banjir," kata Alex.

"Kami juga berupaya memberikan bantuan yang dapat meringankan beban para pengungsi dengan mendirikan posko Peduli Korban Banjir di titik-titik terparah banjir Jakarta. Kami berharap posko yang memberikan berbagai layanan telekomunikasi dan pengobatan gratis ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh para pengungsi pada khususnya dan masyarakat pada umumnya," lanjutnya, dalam keterangan tertulis, Senin (20/1/2014).

Telkomsel memastikan bahwa jaringan mereka tidak mengalami gangguan berarti dan pelanggan tetap dapat melakukan komunikasi melalui telpon, SMS maupun data seperti biasa. Dalam musibah banjir ini tidak satupun site Telkomsel yang terendam banjir namun sebagian terkena dampak pemadaman listrik oleh PLN.

Untuk mengatasinya, anak usaha Telkom itu mengerahkan 124 unit genset portabel dan mobile untuk menyuplai BTS - BTS yang putus aliran listriknya.

Di titik-titik penting yang merupakan sentra infrastruktur telekomunikasi, Telkomsel menyiapkan 6 posko siaga banjir, yakni di Gedung TTC Buaran, Gedung TTC BSD, Gedung TTC TB Simatupang, Gedung Atrium Mulia, Serang dan Karawang. Di tiap posko akan disiapkan pendukung alat produksi seperti mobile genset, dan juga unit siaga bencana TERRA (Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity).

Adapun pelayanan pelanggan Telkomsel juga berlangsung seperti biasa. Saat ini layanan Area Jabotabek Jabar didukung oleh 18 GraPARI dan 60 GraPARI Mitra, yang tersebar di Metro Jakarta 6 GraPARI dan 15 GraPARI Mitra, Outer Jakarta 7 GraPARI dan 16 GraPARI Mitra, serta Jawa Barat 5 GraPARI dan 29 GraPARI Mitra. Keseluruhan setra pelayanan tersebut melayani pelanggan sesuai dengan jam operasional seperti biasa.


(ash/fyk)





Hide Ads