Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tata Ulang 3G Masuki 'Injury Time'

Tata Ulang 3G Masuki 'Injury Time'


- detikInet

Ilustrasi (eno/detikINET)
Jakarta - Tata ulang 3G yang telah bergulir selama 22 pekan oleh lima operator seluler di Indonesia mulai memasuki injury time dengan tingkat realisasi baru 89,17%.

Kementerian Kominfo pun mengingatkan, sebelum pihaknya meniupkan peluit panjang pada 3 November 2013, penataan ini sudah harus rampung tanpa terkecuali dalam waktu 2,5 minggu tersisa.

"Meski ada satu operator yang meminta perpanjangan waktu, permintaan itu kami tolak," tegas Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S Dewa Broto kepada detikINET, Rabu (16/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gatot mengakui, ada surat permohonan dari Indosat untuk minta perpanjangan waktu. Tetapi permintaan itu ditolak dengan alasan jika dipenuhi akan diikuti operator lainnya.

Menurutnya, Indosat beralasan masih butuh waktu untuk setting filter di setiap menara pemancar base station (BTS).

Kominfo pun merespons dengan meminta masalah tuning filter tersebut disiasati secara manual dengan berbagai upaya termasuk penambahan personil dan sumber daya lain sehingga jadwal tetap dipenuhi.

"Alasan mereka lemah. Masalah teknis ini semua operator sudah dilibatkan mengatasi segala masalah sejak awal," tegasnya.

Update Migrasi

Dipaparkan oleh Gatot, Indosat sejauh ini baru merampungkan retune 83,33% di 15 provinsi dengan menyisakan tiga provinsi yakni Jakarta, Jabar, dan Banten.

Sementara, Axis Telekom Indonesia juga baru 78,57% di 11 provinsi dan menyisakan tiga provinsi yakni Jateng, Jatim, dan Yogyakarta.

Sedangkan XL Axiata yang telah mengaktifkan blok ketiganya (blok 8) di 27 provinsi telah mencapai 90% dan menyisakan 3 provinsi yakni Jakarta, Jabar, dan Banten. Kendala yang dihadapi XL adalah masih menunggu Indosat selesai retune dari Blok 8 ke Blok 6

Telkomsel juga telah mengaktifkan blok ketiganya (blok 3) di 31 provinsi atau mencapai 93,94% dan menyisakan dua provinsi, yakni Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Yogyakarta.

Rencananya, Telkomsel akan mengaktifkan blok ketiga di NTB mulai 17 Oktober. Untuk Yogyakarta masih menunggu Axis selesai retune dari Blok 3 ke Blok 11.

"Sejauh ini baru operator Tri (Hutchison 3 Indonesia) yang telah selesai migrasi dengan status retune 100% di 22 provinsi," tukas Gatot.

Tata ulang 3G di 2,1 GHz yang ditarget rampung dalam waktu enam bulan ini akan memigrasikan blok frekuensi lima operator secara berurutan.

Dari kelima operator itu, urutan baru setelah bongkar pasang 12 blok yang ada akan ditempati oleh Tri di blok 1-2, Telkomsel di blok 3-4-5, Indosat di blok 6-7, XL di blok 8-9-10, dan Axis di blok 11-12

Teknis dari migrasi blok 3G dimulai dari Axis dengan memindahkan blok 2 dan 3 ke blok 11 dan 12. Blok 2 yang ditinggalkan akan ditempati oleh Tri dan blok 3 ditempati Telkomsel.

Kemudian, blok 6 yang ditinggalkan Tri akan ditempati Indosat, sementara blok 8 peninggalan Indosat akan ditempati oleh XL.
(rou/ash)







Hide Ads