Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kominfo Buka Peluang Bisnis LTE di Akhir 2013

Kominfo Buka Peluang Bisnis LTE di Akhir 2013


Ardhi Suryadhi - detikInet

Menkominfo Tifatul Sembiring (ash/detikINET)
Nusa Dua, Bali -

Usaha operator untuk mendorong implementasi Long Term Evolution (LTE) akhirnya berbuah hasil. Pemerintah mewacanakan untuk mulai membuka peluang komersialisasi LTE pada akhir tahun 2013 ini.

Hal itu ditegaskan Menkominfo Tifatul Sembiring saat ditemui detikINET di sela-sela KTT APEC 2013 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali.

Menurut Tifatul, khusus untuk APEC, Kominfo sudah memberi restu kepada dua operator -- Telkomsel dan XL Axiata -- untuk melakukan trial teknologi komunikasi generasi keempat (4G) tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara untuk komersialnya, Kominfo akan coba membuka peluang pada akhir 2013 dengan menggodok peraturan menteri.

"Regulasinya kita keluarkan, frekuensi mana yang boleh digunakan, bagaimana cara mendaftar. Itu kan harus ada izin semua," kata Tifatul.

"Rencana kita begitu, karena kita sudah menganut teknologi netral maka mereka (operator-red.) bisa menggunakan frekuensi 1800, 2,1 GHz, 2,3 GHz, atau 2,6 GHz. Kita lagi siapkan itu," lanjutnya.

LTE sendiri merupakan evolusi teknologi seluler generasi keempat (4G) yang telah diluncurkan secara komersial oleh 213 operator di 81 negara di dunia, di mana 43 persen di antaranya menggelar layanan ini di frekuensi 1800 MHz (sumber: gsacom.com-July 2013 ).

Untuk memeriahkan hajatan KTT APEC, Kominfo telah memberi restu kepada Telkomsel dan XL Axiata menggelar trial LTE secara terbatas.

Telkomsel menggaet Nokia Siemens Network (NSN) -- sebagai vendor jaringan -- menggunakan pita frekuensi 1800 MHz selebar 5 MHz pada trial LTE ini dengan menggeber 39 eNodeB (BTS 4G LTE) dengan cakupan seluruh lokasi strategis terkait KTT APEC.

Wilayah ini meliputi Bandara Ngurah Rai, BNDCC (Bali Nusa Dua Convention Center), BICC (Bali International Convention Center), Hotel Sofitel, dan sekitarnya.

Sementara XL yang menggandeng Huawei mendapat izin untuk melakukan trial 4G LTE di frekuensi 2100 MHz dan 1800 MHz.

Masing-masing lebar frekuensi yang digunakan untuk LTE ini adalah 5 MHz dengan mengandalkan 7 BTS untuk menutupi wilayah bandara Ngurah Rai dan kawasan Nusa Dua tempat berlangsungnya konferensi.

(ash/fyk)







Hide Ads
LIVE