"Kami baru bentuk perusahaan ini. Fokusnya memang di jasa TI," ungkap CEO Telkom Australia Jeami Gumilarsjah di Jakarta, Rabu (19/6/2013). "Nilai bisnis TI di Australia itu sekitar Rp 40 triliun, tahun ini kita bidik bisa mencicipi sekitar Rp 40 miliar saja," lanjutnya.
Dalam menjalankan bisnis di Australia, anak usaha Telkom Internasional (Telin) ini akan mengandalkan kekuatan dalam negeri. Misalnya, guna menggarap Business Process Outsourcing Offshore (BPO Offshore) akan mengandalkan strategic partnership antara PT Infomedia Nusantara dengan Espin Multimedia Pty.Ltd (Espin).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Telkom dalam rencana ekspansi pada tahun ini membidik Timor Leste, Malaysia, Australia, Hong Kong, Singapura, Macau, Taiwan, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Myanmar. Saat ini kontribusi pendapatan Telin baru sekitar 2%-3% dan ditargetkan mencapai 10% pada 2015 nanti seiring agresivitas ekspansi.
(rou/rou)