Presiden Direktur & CEO Indosat Alexander Rusli berharap usai penyegaran brand Mentari bisa memberikan kontribusi signifikan bagi pendapatan dari segmen prabayar secara keseluruhan.
Menurutnya, jumlah pelanggan Mentari hanya memberi kontribusi sekitar 17% dari total 55,5 juta pelanggan di kuartal ketiga 2012. Angka ini jauh tertinggal dibandingkan IM3, kartu prabayar seluler Indosat lainnya, dengan kontribusi 75% lebih atau 41,6 juta di antaranya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kontribusi ini diharapkan akan datang dari segmen pengguna data smartphone. Alex mengatakan, tantangan yang dihadapi Indosat di era data adalah kurang setianya pelanggan berada di jaringan karena perang promosi terlalu ketat.
"Sebanyak 40% pelanggan data Indosat itu berpindah-pindah terbujuk program promosi kompetitor. Tetapi, kami secara layanan keseluruhan masih bagus, cuma sekitar 15% churn rate-nya," katanya.
Hal yang diakui menjadi kendala bagi Indosat adalah bagaimana menyeimbangkan pengembangan jaringan dengan pendapatan yang akan diterima dari jasa data.
"Pertumbuhan topline dari jasa data memang besar. Tapi jika bicara margin, itu kecil. Itu sebabnya, kami mengharapkan dari produk Mentari ini akan datang pelanggan data yang berkualitas dimana margin bisa terkerek naik," katanya.
Di kuartal ketiga tahun ini, Indosat berhasil membukukan laba bersih meningkat menjadi sebesar Rp 1,63 triliun atau meningkat 55,5% dibanding tahun sebelumnya.
Indosat juga berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 7,6% menjadi Rp 16,51 triliun. Free cash flow meningkat 111,1% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, menjadi sebesar Rp 4,75 triliun.
Sementara total pelanggan yang telah dilayani sebanyak 55,5 juta di seluruh Indonesia dan average revenue per user (ARPU) selular Indosat di kuartal ketiga mencapai Rp 27,6 ribu. Alex berharap, Indosat di 2013 mendatang dapat menambah jumlah pelanggan sekitar 7-9% dari pencapaian tahun ini.
(rou/ash)