"Tahun 2013 nanti kami perkirakan ada pertambahan pelanggan berkisar 7%-8%, sedikit lebih tinggi dari perkiraan industri yang berkisar 6%-7%," kata Alexander Rusli, Presiden Director & CEO Indosat, usai peluncuran iPhone 5 di 7-eleven Teluk Betung, Jakarta, Jumat dinihari (14/12/2012).
Untuk mencapai target itu, Indosat yang akan melakukan ekspansi jaringan berbasis data akan mengalokasikan setidaknya USD 800 juta untuk belanja modal (capital expenditure/capex) pada tahun 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, pembiayaan capex tersebut akan diperoleh dari internal kas perusahaan. "Internal kas kami masih mencukupi. Ada sekitar USD 300 juta, sisa capex yang tidak terserap di tahun 2012. Itu akan dialihkan ke tahun depan," ujarnya.
Untuk memperkuat permodalan tersebut, sebelumnya Alex juga mengatakan Indosat sedang menjajaki pelepasan kepemilikan 5% sahamnya di PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).
"Kita siap lepas saham di TBIG jika itu bisa membantu pemodalan dan pembayaran hutang dari Indosat," kata Alex.
Diungkapkannya, tujuan melepas saham di TBIG adalah untuk memperkuat struktur pemodalan dan membantu untuk merestrukturisasi hutang perusahaan.
Lebih lanjut dijelaskan Alex, penggunaan capex 2013 itu nantinya sebesar 80% akan digunakan untuk membiayai pengembangan infrastruktur, sisanya 20% untuk pengembangan fitur-fitur layanan Indosat.
(rou/ash)