Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Mau LTE yang Ideal? Sediakan Lebar Frekuensi 1.500 MHz

Mau LTE yang Ideal? Sediakan Lebar Frekuensi 1.500 MHz


- detikInet

Sam Saba (rou/inet)
Jakarta - Ericsson mengklaim pembangunan jaringan 4G berbasis Long Term Evolution (LTE) akan membuat koneksi data ribuan kali lebih efisien ketimbang 3G. Namun syaratnya jika ingin benar-benar ideal, maka setiap negara membutuhkan lebar frekuensi 1.500 MHz untuk teknologi itu.

"Setiap negara rata-rata butuh 1.500 MHz untuk frekuensi LTE. Sementara rata-rata masih 500-600 MHz. Pemerintah sebaiknya buka frekuensi makin banyak supaya aman dan lebih banyak space buat pengguna," kata Sam Saba, Presiden Director Ericsson Indonesia, di Marche Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (11/12/2012).

Ericsson sendiri memproyeksi pengguna jaringan LTE secara global termasuk Indonesia akan menembus 1,6 miliar pelanggan pada 2018. Namun sayangnya di Indonesia hingga belum ada kepastian mengenai penyelenggaraan teknologi jaringan tersebut karena keterbatasan frekuensi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini jaringan 2G dan 3G di Indonesia masih terus tumbuh. Untuk LTE, masih menunggu regulasi pemerintah dan bagaimana pemberian lisensi dari pemerintah ke operator," jelas Sam, pria kelahiran Libanon yang berkewarganegaraan AS ini.

Menurut data yang dirilis perusahaan asal Swedia itu, total jumlah pelanggan seluler secara global diperkirakan mencapai 6,6 miliar pada akhir 2012 nanti dan diproyeksikan bakal menembus 9,3 miliar di akhir 2018. Tak hanya dari segmen pelanggan people to people, tapi termasuk juga pelanggan machine-to-machine.

Dari pertumbuhan di kuartal ketiga 2012, kontribusi penambahan jumlah pelanggan seluler terbesar datang dari China yang berkisar 35% dari total penambahan 40 juta pelanggan baru. Sedangkan, Indonesia memberikan kontribusi 7 juta pelanggan pada kuartal ketiga ini.

Secara keseluruhan penetrasi seluler secara global mencapai 91% pada kuartal kedua 2012, dan total pelanggan seluler saat ini sekira 6,4 miliar. Dimana pertumbuhan pelanggan seluler 9% dari tahun ke tahun, dan 2% dari kuartal per kuartal.

Sementara Ericsson mencatat, pada petengahan 2012 ini sebanyak 455 juta pelanggan telah menikmati teknologi LTE di dunia. Dalam lima tahun ke depan, Ericsson juga memproyeksikan lebih dari setengah dari jumlah populasi di dunia akan memperoleh manfaat dari teknologi LTE.

Diketahui, LTE merupakan bagian dari perkembangan teknologi seluler terkini dalam hal pembangunan dan penyerapan. Kini, LTE telah dibangun dan digunakan di seluruh wilayah, secara total pada akhir 2012, 55 juta orang akan menikmati akses LTE.


(rou/fyk)






Hide Ads