"Pengumuman seleksi 3G akan kami buka 14 Desember nanti. Setelah itu baru pengambilan berkas dan anweiijzing," kata Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos Kementerian Kominfo Muhammad Budi Setiawan, di sela acara Indosat di Thamrin City, Jakarta, Kamis (6/12/2012).
Seleksi tambahan dua blok 3G tersisa dari total 12 blok di 2,1 GHz ini, menurutnya diminati oleh empat operator, Telkomsel, XL Axiata, Axis Telekomunikasi Indonesia, dan Hutchison CP Telecom (3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentang harga reserved price nanti, ia juga mengatakan harga untuk satu bloknya tetap di kisaran Rp 560 miliar atau lebih dari Rp 1 triliun jika memenangkan dua blok sekaligus di blok 11 dan 12. "Kami patokan harganya masih menggunakan skema yang tahun 2006," ujarnya.
Harga yang dipatok berasal dari komponen biaya dua kali upfront fee, serta biaya hak penggunaan frekuensi (BHP) tahun pertama yang sebesar 20% dari harga lelang. Perlu diketahui, biaya upfront fee saat 3G kali pertama digelar 2006 lalu adalah sebesar Rp 160 miliar.
Nah, jika pemerintah mengkonversikan harga lelang enam tahun yang lalu menggunakan BI rate setiap tahunnya, maka biaya upfront fee untuk tambahan satu blok 3G dalam seleksi beauty contest pada akhir September 2012 ini bisa mencapai Rp 256 miliar.
(rou/tyo)