Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Siap-siap! RIM cs akan Dipaksa Bangun Server di Indonesia

Siap-siap! RIM cs akan Dipaksa Bangun Server di Indonesia


- detikInet

Ilustrasi (Ist)
Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan bahwa Rancangan Peraturan Penyelenggara Sistem Transaksi Elektronik -- dahulu RPP ITE -- segera disahkan. Salah satu pasalnya akan memaksa perusahaan seperti Research in Motion (RIM), Google, dan lainnya wajib membangun data center atau servernya di Indonesia.

"RPP Sistem Transaksi Elektronik Insya Allah tidak lama lagi lagi akan disahkan, sudah selesai diharmonisasi Kementerian Hukum dan HAM. Mungkin akhir tahun ini sudah disahkan," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kominfo Gatot S Dewabroto, kepada detikINET, Kamis (11/10/2012).

Ini seakan menjadi jawaban langsung dari para petinggi RIM dalam kunjungan singkatnya ke Indonesia yang tidak membawa agenda pembicaraan mengenai membangun server di Tanah Air. Dia hanya memperkenalkan platform BB 10 ke sejumlah media.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Server tak begitu dibutuhkan. Kami punya jaringan global, tak perlu untuk menempatkan server di sini. Yang perlu kami pastikan, layanan tetap berjalan baik dalam hal kualitas dan kapasitas," kata Hastings Singh, Managing Director RIM South Asia.

Menanggapi hal tersebut, Kominfo masih belum ambil pusing, walaupun diakui Gatot dirinya merasa kaget bercampur heran dengan pernyataan tersebut.

"Waktu saya baca sempat kaget, tapi pernyataan RIM hari ini sah-sah saja, kita memang belum ada aturannya. Namun, nanti bila aturan ini sudah disahkan, tidak ada tawar-menawar lagi. Pilihannya hanya dua, dipatuhi atau dilanggar," tegas Gatot.

Lebih jauh dijelaskan, dalam salah satu pasal di peraturan itu menyebutkan penyelenggara transaksi elektronik di Indonesia harus membangun data center atau servernya di tanah air.

"Yang termasuk perusahaan penyelenggara transaksi elektronik ini diantaranya, operator, vendor, kelompok OTT (Over the Top), dan maskapai penerbangan yang mempunyai data center," Gatot menandaskan.


(tyo/ash)





Hide Ads