Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Ericsson: Bisnis Ponsel Kami Telah Usai

Ericsson: Bisnis Ponsel Kami Telah Usai


Achmad Rouzni Noor II - detikInet

Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Ericsson mengakui kiprahnya di bisnis ponsel telah usai seiring kian ketatnya persaingan melawan para pesaing raksasa smartphone seperti Nokia, Apple, Samsung, dan Research In Motion.

"Memang pasar smartphone kian menggeliat, tapi era Ericsson dalam membangun handset telah usai. Ini bukan keputusan mudah," tutur CEO Ericsson Group Hans Vestberg, kepada sejumlah media saat berkunjung ke Indonesia, di Hotel JW Marriot, Jakarta.

Ericsson pada awal 2012 ini memang telah melepas seluruh kepemilikannya kepada Sony dalam joint venture Sony Ericsson. Sony pun membentuk divisi baru yang mereka namakan Sony Mobile Corporation.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diakui Vestberg, keputusannya melepas Sony Ericsson bukan hal yang mudah. Terlebih, Ericsson merupakan salah satu pionir di industri ponsel.

Namun keputusan itu tetap harus dilakukan. Ericsson pun mengaku jadi lebih fokus mengembangkan kompetensinya di sisi layanan dan teknologi infrastruktur jaringan. "Pangsa pasar kami di jaringan global lebih dari 60% untuk 2G, 3G, dan 4G," kata Vestberg.

(rou/ash)






Hide Ads