Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Lelang 3G Tak Kejar Tayang Lebaran

Lelang 3G Tak Kejar Tayang Lebaran


- detikInet

Ilustrasi (Detik Foto)
Jakarta - Meski trafik jaringan seluler 3G sudah padat dengan okupansi 90%, namun Menkominfo Tifatul Sembiring mengaku tak buru-buru harus menggelar lelang 3G sebelum Lebaran.

Menurutnya, seleksi pemenang blok 11 dan 12 di 2,1 GHz lewat metode beauty contest dipastikan baru akan diketahui pada bulan September nanti.

"Untuk 3G kita memang nggak ngejar Lebaran. Dokumen baru kita kasih Agustus setelah Lebaran, kemudian pendaftaran September, dan di bulan itu juga bisa ketahuan pemenangnya," kata Tifatul saat ditemui di rumah dinasnya, di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah diketahui pemenang blok 11 dan 12, operator pemenang belum tentu menempati kedua blok yang diperebutkan. "Tapi mereka nanti akan langsung diacak agar semua blok jadi berurutan, contigious tanpa terkecuali di blok berapapun. Mereka harus mau karena sudah tandatangan kesepakatan Desember 2011 lalu."

Seperti diketahui, frekuensi 3G yang berjumlah 12 blok dengan total 60 MHz saat ini digunakan oleh Hutchison CP Telecom/Tri di blok 1 dan 6, kemudian Axis Telecom Indonesia di blok 2 dan 3, Telkomsel di blok 4 dan 5, Indosat di blok 7 dan 8, dan XL Axiata di blok 9 dan 10.

Tifatul mengaku paham kenapa banyak pihak yang mendesak agar lelang dipercepat. Namun ia menegaskan, keputusan mutlak ada di tangan kementerian. "Ya mereka semua harus nurut dan mau menunggu," tegasnya.

Ia pun meminta agar industri memahami, lelang beberapa kali ditunda karena frekuensi yang tersedia masih kotor. Selain itu, Kementerian Kominfo juga masih menyusun administrasinya.

"Yang masih kotor sekarang sudah dibersihkan, cuma sedikit yang bersinggungan dengan Smart. Tidak sulit karena cuma di beberapa titik BTS saja. Lagipula biayanya murah untuk operator, biaya protektornya cuma Rp 30 juta per titik," jelas Tifatul.


(rou/rou)





Hide Ads