Dijelaskan Vice President Marketing Group Telkomsel Ririn Widaryani, jumlah pelanggan produk pasbacayarnya hingga kuartal pertama 2012 hanya berjumlah 2,2 juta sejak diperkenalkan pada tahun 1995.
"Memang jumlah pelanggan pascabayar kita tidak banyak bahkan jumlahnya kurang dari 2% dari total keseluruhan pelanggan Telkomsel. Dari 2,2 juta pelanggan KartuHalo, 50% lebih atau sekitar 1 juta, berasal dari Jabodetabek," tukasnya, usai acara peluncuran program baru kartuHalo, di Plasa Senayan, Jumat (28/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walau jumlahnya tidak terlalu banyak, namun pendapatan yang dihasilkan dari layanan pascabayar ini cukup besar. Ririn menyebutkan, 10% revenue Telkomsel berasal dari pengguna kartuHalo.
Namun saat ditanya berapa rata-rata ARPU (Average Revenue per User) pelanggan KartuHALO, Ririn enggan menjawab detail. "Cukup besar lah, bahkan ARPU-nya bisa 6 kali lebih banyak dari pengguna prabayar".
Ririn juga mengklaim, kalau sampai saat ini Telkomsel masih menguasai 53% market share di antara penyedia layanan pascabayar. Hal ini pula yang masih menjadikan KartuHalo masih nomor satu.
"Kita masih berharap banyak dari KartuHalo. Target sampai akhir tahun ini, akan ada penambahan sekitar 300 ribu pelanggan untuk menggenapi 2,5 juta pelanggan KartuHalo," tandasnya.
(ash/ash)