Kepastian itu diungkapkan oleh Dirjen Sumberdaya Perangkat dan Pos Informatika Muhammad Budi Setiawan. Ia mengatakan, lelang untuk kanal 11 dan 12 akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Dokumen sudah dilengkapi, masalah interferensi kanal 12 yang kotor sudah disepakati dengan model Business to Business (B2B). Tinggal masalah harga saja," tukas Budi, kepada detikINET, di sela-sela acara Indonesia Cellular Show & Festival Komputer Indonesia 2012, di Jakarta Convention Center, Rabu (6/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, ada yang bilang itu terlalu murah. Pak Tifatul inginnya diselesaikan dulu, dijelaskan sampai tuntas. Kita tidak ingin di masa depan akan bermasalah," lanjut Budi.
Sambil menjelaskan masalah harga tersebut, Kominfo juga akan terus menyiapkan peraturan agar semakin kuat di sisi hukumnya.
Saat didesak kapan masalah dan berikut peraturannya akan diselesaikan. Budi menjelaskan dalam bulan-bulan dekat sudah bisa dilakukan lelang.
"Bulan-bulan inilah, tidak sebulan lagi. Mungkin dua bulan lagi (Agustus-red.) saya yakin sudah bisa dilelang," tandasnya.
Seperti diketahui, kanal yang tersisa di frekuensi 3G tinggal blok 11 dan 12. Ada empat operator yang siap bersaing untuk mendapatkan dua kanal ini: yakni Telkomsel, Indosat, XL, dan Axis.
(ash/ash)