Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Batal Jual 4.000 Menara, Indosat Tetap Untung

Batal Jual 4.000 Menara, Indosat Tetap Untung


- detikInet

Jakarta - Indosat menjual 2.500 menara telekomunikasinya ke PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan anak perusahaan PT Solusi Menara Indonesia dengan perkiraan nilai transaksi mencapai USD 519 juta.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Harry Sasongko mengungkapkan, pola pembayaran dilakukan sebesar USD 406 juta dan potensi pembayaran maksimal yang ditangguhkan sebesar USD 113 juta.

"Pembayaran di muka akan terdiri dari uang tunai dan saham baru yang diterbitkan TBIG," kata Harry, Kamis (9/2/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham akan diterbitkan dengan harga berdasarkan trailing market price di selang waktu sebelum penutupan proses penjualan, dan diperkirakan mewakili sekitar 5% dari total modal saham TBIG dari penerbitan saham baru ini.

Dijelaskan oleh Harry, dana hasil transaksi akan digunakan untuk pembayaran utang, investasi modal dan keperluan umum perusahaan.

"Penjualan ini memberikan hasil nyata imbal hasil investasi sekaligus membuka nilai dari sebagian bisnis menara kami dan membebaskan modal untuk diinvestasikan kembali ke dalam bisnis inti," katanya.

Berdasarkan ketentuan penjualan, Indosat akan menyewa menara yang dijual untuk jangka waktu minimum 10 tahun sesuai harga pasar.

Pengalihan kepemilikan menara ini akan membuat anak usaha Qatar Telecom (Qtel) itu menikmati penghematan signifikan dari sisi pengeluaran untuk belanja modal dan operasional aset menara.

Indosat juga telah merampungkan ketentuan-ketentuan preferensi dengan Tower Bersama sejalan dengan posisi Indosat sebagai anchor tenant (penyewa utama).

Ini merupakan nilai tambah yang berarti untuk Indosat yang didapat dari transaksi tersebut sebagai akibat dari realisasi penghematan selama jangka waktu sewa.

Menurutnya, transaksi ini merupakan bagian dari strategi Indosat untuk memberikan nilai atau meningkatkan produktivitas aset non-inti.

Hal ini mengingat peta persaingan dalam bisnis menara bersama dan dinamika konvergensi pertumbuhan industri, akan menjadikan perusahaan menara yang independen dapat memberi imbal hasil yang lebih baik pada aset menara dibandingkan dengan operator telekomunikasi.

"Perusahaan penyedia menara akan lebih fokus pada bisnis menara dan kemampuan untuk menambah kolokasi. Transaksi ini diharapkan membuka kemungkinan bagi Indosat untuk semakin fokus pada layanan inti nirkabel dan mengoptimalkan operasi dan biaya," katanya.

Terkait menciutnya jumlah menara yang dijual dari 4.000 menjadi 2.500 menara, Harry menjelaskan, awalnya memang dilakukan exercise untuk 4.000 menara, tetapi dengan beberapa pertimbangan seperti kesiapan data dan proses transfer nantinya diturunkan menjadi 2.500 menara.


Dihargai Tinggi


Sementara Chief Executive Officer TBIG, Hardi Wijaya Liong mengungkapkan, transaksi tersebut akan dibiayai oleh perseroan dengan menggunakan pinjaman bank, penerbitan saham baru untuk Indosat dan pembiayaan internal.

Diungkapkannya, akuisisi 2.500 aset menara itu (termasuk penyewaan dari Indosat dan pihak ketiga) akan menambah jumlah sites TBIG menjadi 7.368 sites dan penyewaan menjadi lebih dari 10.000 penyewaan.

"Pendapatan dan EBITDA TBIG akan segera mengalami peningkatan, dan manfaat skala ekonomi buat TBIG akan bertambah. Transaksi ini diharapkan akan selesai pada kuartal kedua 2012," katanya.

Sejumlah analis menilai, transaksi yang dilakukan Indosat lumayan seksi karena per menara terjual sekitar USD 162 ribu-USD 207 ribu.

"Apalagi Indosat berkomitmen untuk menggunakan dana yang diterima untuk pelunasan hutang dan investasi modal yang sedang dilakukan. Hal ini akan memperkuat neraca Indosat dan memacu pertumbuhan pelanggan di masa yang akan datang," kata mereka.

Menurutnya, kepemilikan saham sebesar 5% di TBIG juga akan membawa nilai positif bagi Indosat karena TBIG terkenal sebagai salah satu pemain besar di bisnis penyewaan menara. Indosat dinilai akan mendapatkan keuntungan dari perkembangan TBIG nantinya.

Sedangkan dari sisi Indosat, lanjutnya, akan mendapatkan efisiensi dalam penggunaan menara karena biaya pemeliharaan yang dibayarkan kepada TBIG lebih rendah dibandingkan dengan yang dibayarkan Indosat saat ini.

TBIG akan mengeluarkan belanja modal untuk pemeliharaan menara dan perpanjangan sewa tanah.

"Meskipun Indosat membayar sejumlah biaya penyewaan bulanan per menara, efek aktual pada penurunan EBITDA per menara pada Indosat tidak akan terpengaruh dari keseluruhan biaya sewa bulanan per menara melainkan hanya sebagian," jelasnya.


(rou/ash)





Hide Ads