Panja Tuding BRTI Biang Keladi Pencurian Pulsa

Panja Tuding BRTI Biang Keladi Pencurian Pulsa

- detikInet
Kamis, 02 Feb 2012 17:24 WIB
Jakarta - Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dituding Panja Pencurian Pulsa Komisi I DPR RI sebagai biang keladi pemicu terjadinya kasus pencurian pulsa Rp 1 triliun.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) kali ini, BRTI kembali menjadi bulan-bulanan anggota Panja Komisi I. Mulai dari permasalahan definisi 'sedot pulsa' dan 'pencurian pulsa', hingga sikap BRTI yang kurang tegas dan lamban dalam menangani kasus ini.

"Ini ada upaya by design dari BRTI untuk mengaburkan pencurian pulsa dengan menyebut kasus ini sebagai sedot pulsa. Apa kalian BRTI tidak bisa membedakan arti kata sedot dan curi?" cecar Ketua Harian Panja Pencurian Pulsa Tantowi Yahya dalam rapat Panja, Kamis (2/2/2012).

"Jangan ada pengalihan isu atau perlawanan. Semua pihak sudah sepakat ini pencurian, dan itu harus konsisten cara menyikapinya. Tapi ini selalu diulang-ulang terus kesalahannya oleh BRTI," tegasnya lagi.

Tudingan ketus juga dilayangkan oleh Enggarsetyasto Lukita, anggota Panja lainnya. "Jangan-jangan sumber pencurian pulsa selama ini di BRTI. Aturan dibikin mengambang. Teguran (kepada CP nakal) terlalu halus. Kalau begini, kita minta Bareskrim saja untuk periksa mereka," kata dia.

"Mereka itu pejabat negara. Jadi dibawa saja ke Tipikor, objeknya korupsi," sahut Mayasyak Johan, anggota Panja menanggapi Enggar.

Cecaran seluruh anggota Panja jelas membuat anggota BRTI gelagapan. Wakil BRTI Muhammad Budi Setiawan dan anggota BRTI Adiseno mengakui ada kekeliruan sikap dan kelalaian dalam kasus ini.

"Kami akui kami keliru. Kami sepakat ini ada pencurian pulsa, bukan cuma sedot pulsa. Itu sebabnya hari ini kami telah mengirimkan surat teguran kepada 58 perusahaan penyedia konten atau CP yang diduga telah melakukan pencurian pulsa," kata Adiseno.




(rou/fyk)