Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Pencurian Pulsa
Dinilai Lecehkan DPR, BRTI Diminta Datang dengan Menkominfo
Pencurian Pulsa

Dinilai Lecehkan DPR, BRTI Diminta Datang dengan Menkominfo


- detikInet

Jakarta - Sebagian besar rekomendasi Panja Pencurian Pulsa Komisi I DPR RI dinilai tidak serius dilaksanakan oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Oleh karena itu, anggota dewan pun mendesak BRTI untuk datang bersama Menkominfo Tifatul Sembiring dalam agenda rapat selanjutnya.

"Ini pelecehan terhadap DPR, karena rekomendasi itu tidak dilakukan oleh BRTI. Karena itu kami minta semua anggota BRTI datang bersama Menkominfo dalam raker tanggal 18 Januari 2012," tegas Ketua Panja Tantowi Yahya.

Seperti dilaporkan sebelumnya, dari 8 butir rekomendasi yang diberikan Panja, hanya dua point yang dinilai dilakukan BRTI. Pantas saja, Panja begitu 'panas' dengan BRTI dalam rapat pada hari ini, Senin (16/1/2012), lantaran kecewa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ketua BRTI Syukri Batubara, sama sekali bukan niat pihaknya untuk melecehkan DPR. Syukri juga meminta pihaknya diberi waktu sampai tanggal 24 Januari 2012 untuk melaksanakan rekomendasi tersebut.

Namun sayang, permintaan itu ditolak. Panja bersikukuh BRTI dan Menkominfo harus hadir pada tanggal 18 Januari untuk menghadiri rapat berikutnya.

"Ini selalu saja ada anggota BRTI yang tidak datang kalau ada rapat. Besok saya minta hadir semua," tukas Roy Suryo, anggota Komisi 1 DPR RI.

Berikut 8 rekomendasi Panja Komisi I DPR RI kepada BRTI terkait penanganan kasus pencurian pulsa yang konon merugikan pengguna hingga Rp 1 triliun.

(fyk/ash)





Hide Ads