"Jasa data masih light regulation," kata Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Heru Sutadi dalam diskusi di Hotel JW Mariott, Jakarta, Rabu (7/12/2011).
"Sepanjang kami melihat kompetisi itu bisa menghadirkan layanan berkualitas dan tarif terjangkau bagi pelanggan, kami dalam posisi mengontrol melalui pengelolaan sumber daya alam terbatas dan lisensi," paparnya lebih lanjut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah menyelesaikan penataan frekuensi untuk 3G di 2,1 GHz, ini akan sangat membantu para operator karena 12 blok yang ada akan dimaksimalkan," kata Heru.
(rou/ash)