"Layanan yang penggunanya masih akan meningkat pesat karena penetrasi yang masih rendah adalah layanan data," kata Direktur Eksekutif LPPMI, Kamilov Sagala, dalam diskusi "Rethinking Data Services: Understanding Consumer Insight" di Hotel, JW Marriott, Jakarta, Rabu (7/12/2011).
Dalam sejumlah riset yang dipaparkan para analis, pendapatan layanan data industri telekomunikasi di Indonesia tahun 2011 ini diperkirakan mencapai US$ 3,4 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) mencatat pengguna layanan data di Indonesia baru 30% terhadap penetrasi SIM Card yang mencapai 240 juta kartu atau sekitar 72 juta pelanggan.
Sudah pasti dengan peluang yang begitu besar, kata Kamilov, layanan data yang terus tumbuh akan menjadi mesin uang baru bagi operator jika berhasil memenuhi ekspektasi pelanggan.
(rou/ash)