Hal itu disampaikan oleh Gregory Wade, Regional Managing Director, Asia Timur RIM, usai meluncurkan BlackBerry Bold 9790 dan Curve 9380.
"Ya, kami masih ingat dengan janji tersebut dan sekarang kami sedang melakukan panjajakan dengan pemerintah dan operator untuk menemukan solusi yang terbaik," kata dia, di Ritz Carlton, Selasa (15/11/2011) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah sendiri melalui Kementerian Komunikasi Informatika (Kominfo), memberikan tenggat waktu kepada RIM untuk menjalankan kesepakatan tersebut sampai 31 Desember 2011. Namun sayang, belum jelas apakah RIM akan membangun data center atau server di Indonesia.
"Yang jelas, kami berupaya untuk memberikan layanan terbaik untuk jutaan pelanggan kami di Indonesia," kilah Wade tanpa menyebutkan solusi pasti.
(eno/rns)