"Tidak dalam kapasitas saya untuk memberikan keterangan mengenai hal itu. Masalah gaji seperti itu bukan bagian saya, jadi saya tidak bisa berkomentar," ujar GM Corporate Communications Telkomsel Ricardo Indra di kantor pusat Telkomsel, Wisma Mulia, Jakarta, Kamis (10/11/2011).
Keluhan soal minimnya kenaikan gaji berulang kali disampaikan oleh Serikat Pekerja Telkomsel (Sepakat) dalam orasinya saat demo tadi pagi. Menurut Sekjen Sepakat, Yogi Rizkian Bahar, pihaknya tidak menuntut banyak soal kenaikan gaji, tapi juga tidak hanya naik Rp 50 ribu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menyelesaikan masalah ini, ujar Indra, Telkomsel akan meminta Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) untuk menjadi mediator dalam perundingan dengan Sepakat.
"Nantinya, yang akan memediasi antara Sepakat dengan Telkomsel adalah Depnaker," kata Indra.
Sebelumnya, pihak Sepakat menyatakan jika aksi mogok ini akan berlangsung mulai hari ini, 10 Nopember hingga 30 Desember 2011, namun pihak manajemen memastikan jika mogok yang terjadi hanya berlangsung hingga tujuh hari kedepan.
Indra juga memastikan jika mogok yang terjadi tidak akan mengganggu pelayanan pelanggan.
"Kami dan Sepakat sudah sepakat akan menjaga komitmen terhadap pelayanan pelanggan. Dan manajemen maupun Sepakat sama-sama sadar hukum, ini semua dilindungi Undang-undang," tuturnya.
(rou/sha)