"Kalau ditanya apakah mungkin terjadi di Indonesia, ya mungkin saja terjadi. Kalau server yang handle Asia kena, bukan cuma Indonesia saja, tapi negara lain di Asia juga kena," jelas Faisal Adiputra, praktisi ahli BlackBerry kepada detikINET, Rabu (12/10/2011).
Seperti diketahui, layanan BlackBerry tengah mengalami gangguan di banyak negara. Hal ini jelas menyebabkan kerugian bagi pelanggan atas macetnya saluran telekomunikasi berbasis data.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imbasnya, gangguan layanan email dan BlackBerry Messenger (BBM) terjadi sejak kemarin. Korbannya adalah para pengguna di Eropa, Timur Tengah, Afrika, India, Brazil, Chile dan Argentina.
"Sejauh ini Indonesia masih aman, karena beda server. RIM itu punya region server berbeda yang menghandle Asia, Eropa dan Amerika. Kalau ada masalah regional, maka yang terkena dampaknya regional saja," jelas Faisal.
"Sebenarnya tiap-tiap operator berbeda. Tapi fisik server mungkin sama. Di India misalnya, meskipun dia masuk middle east dan berdekatan dengan Asia ikut kena server clustering (data center) yang bermasalah. Itu pun bisa terjadi di Indonesia dan negara Asia lainnya," pungkas sang BlackBerry Support Certified Specialist ini.
(rou/rns)