Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Darah Segar Direksi Indosat Diharapkan Revolusioner

Darah Segar Direksi Indosat Diharapkan Revolusioner


- detikInet

Jakarta - Serikat pekerja Indosat berharap Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar Jumat (24/6/2011) esok, membawa angin perubahan. Sorotan terutama dialamatkan pada darah segar di jajaran direksi yang siap membawa revolusi.

Ketua Serikat Pekerja Indosat Yoan Hardi menyatakan, Indosat saat ini tengah berjuang dalam melakukan transformasi. Untuk itu dibutuhkan seorang figur revolusioner di dalam struktur pimpinan perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki Qatar Telecom itu agar perubahan bisa terjadi cepat dan signifikan.

"Kita butuh figur seperti itu (revolusioner-red.), jika seperti jaman dulu itu ibaratnya Indonesia butuh sosok seperti Soekarno. Jadi dengan adanya seorang yang seperti itu tentunya akan lebih bagus dalam menjalankan transformasi," tukasnya, kepada detikINET, Kamis (23/6/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yoan pun menyoroti soal potensi orang dalam Indosat yang dinilai tidak kalah dengan orang asing. Sehingga kemampuan-kemampuan internal ini harusnya bisa lebih diberdayakan perusahaan.

Orang dalam ini dianggap memiliki keunggulan dari sisi komunikasi dan pemahaman akan pasar dan para pemangku kepentingan ketimbang pihak asing.

"Sebab mereka (orang lokal-red.) pastinya sudah mengerti potret pasar Indonesia, budaya kita seperti apa, dan bagaimana berkomunikasi dengan karyawan, pelanggan dan pemerintah," tukasnya

"Jangan selalu lebih percaya dengan campur tangan asing. Optimalkan kami, bangun, kalau kami kurang, suruh belajar," tegas Yoan.

Harapan ini pun dikatakan sudah pernah disampaikan sebelumnya kepada jajaran direksi dan komisaris. Rencananya akan disampaikan pula ke pemegang saham.

"Pemegang saham kan sudah investasi besar di sini. Jadi kalau kurang perform, ya mereka juga yang rugi. Kita kerja di sini bukan cuma mencari uang, tapi juga ibadah," pungkasnya.

Dalam RUPSLB-nya esok, Indosat sudah mengagendakan pergantian direksi dan atau komisaris. "Namun mengenai siapa yang diganti, kami masih belum tahu," ujar Head of Corporate Communication Indosat Djarot Handoko.

Djarot menjelaskan, untuk urusan perombakan struktural direksi dan komisaris itu diserahkan sepenuhnya kepada pemegang saham terbanyak. Yaitu pihak Qatar Telecom yang menguasai Indosat dengan proporsi 65% saham serta pemerintah Indonesia yang memiliki 14,29% saham.

Konon, suntikan darah segar di jajaran direksi Indosat akan memasukkan nama M. Danny Buldansyah, yang baru saja hengkang dari kursi Wakil Direktur Utama Bidang Jaringan Bakrie Telecom.

Posisi yang ditempati Danny di Indosat nantinya disebut-sebut sebagai Wakil Direktur Utama. Kabar lain yang beredar adalah adanya pergantian direktur keuangan. Nama dari kalangan internal yang digadang-gadang untuk masuk kepada jajaran direksi adalah Chief Corporate Services SK Noor Devi.

Performa bisnis Indosat sendiri mulai menunjukkan sinyal positif sejak dilakukan efisiensi. Pada kuartal I 2011 Indosat membukukan laba bersih Rp 453,9 miliar, meningkat 63,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara pendapatan usaha yang diraup selama kuartal I 2011 mencapai Rp 4,877 triliun atau tumbuh 3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang merengkuh Rp 4,877 triliun.


(ash/fyk)





Hide Ads
LIVE