Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Cuma Bisa 'Mengintip' BlackBerry Messenger, India Tak Puas

Cuma Bisa 'Mengintip' BlackBerry Messenger, India Tak Puas


- detikInet

Jakarta - Tarik-ulur seputar pemberian izin mengakses data yang berjalan di sistem BlackBerry belum mencapai kata sepakat di India. Tawaran 'mengintip' yang diberikan Research In Motion (RIM) ternyata tak mampu memuaskan regulator India.

Sachin Pilot, salah seorang pejabat Kementerian Telkomunikasi India mengatakan, otoritas keamanan Negeri Bollywood itu tidak puas dengan proposal yang diajukan RIM lantaran cuma diberi akses untuk mengintip data di layanan BlackBerry Messenger yang digunakan user di India.

Memang, seperti dikutip detikINET dari Reuters, Kamis(17/3/2011), RIM akhirnya mengabulkan tuntutan pihak berwajib India untuk memantau data BlackBerry. Sayangnya, cuma untuk layanan consumer, termasuk di dalamnya data yang wara-wiri di BlackBerry Messenger dan rekam jejak di layanan internet BlackBerry.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara pihak otoritas India inginnya lebih daripada itu. Yakni juga termasuk akses di layanan email korporat BlackBerry yang keberadaannya juga telah dienkripsi.

Menurut The Economic Times, pemerintah India telah memberi deadline kepada RIM hingga 31 Maret 2011 untuk mengabulkan tuntutan itu. Tidak dijelaskan langkah apa yang akan diambil India jika nantinya RIM keukeuh tak mau memberikan restu.

India mengaku sangat membutuhkan akses membaca data di sistem BlackBerry ini lantaran ingin memantau aktivitas teroris dan kelompok militan yang berencana untuk melakukan serangan.

Selain India, RIM sejatinya juga tengah mendapat tekanan serupa dari negara-negara lain, mulai dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan tak terkecuali Indonesia.
(ash/fyk)





Hide Ads