Nawala Project merupakan gerakan untuk memfilter konten-konten negatif di internet yang basis datanya dikelola oleh Asosiasi Warnet Indonesia (AWARI) dengan dukungan infrastruktur dari Telkom.
"RIM awalnya punya beberapa opsi untuk melakukan pemblokiran, namun akhirnya pilihan mereka jatuh pada Nawala. Mungkin karena dipandang paling mampu," tukas Irwin Day, Ketua Umum Awari kepada detikINET, Kamis (20/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nawala sendiri, sebelumnya juga telah digunakan oleh para operator untuk acuan pemblokiran konten negatif di jaringannya masing-masing.
"Nawala mungkin akan dipakai seterusnya (oleh RIM) kalau mereka sudah nyaman dengan sistem ini," tambah Irwin.
Seperti diketahui, Nawala adalah layanan pemblokiran gratis yang memang tidak ditujukan untuk kepentingan komersial. Karenanya, pihak RIM juga tidak dibebankan biaya apapun kala memakai sistem ini.
"Sampai sekarang pada dasarnya Nawala tidak komersil, semua pihak yang mau bisa memanfaatkannya termasuk RIM," tukas Irwin.
Teknis pemblokiran sendiri adalah ketika pengguna melakukan akses ke situs tertentu, jaringan RIM di Kanada akan melakukan pengecekan apakah situs tersebut terblokir. Kalau tidak, akses berjalan lancar. (fyk/rns)