Dipepet XL, Bos Indosat Berkelit

Dipepet XL, Bos Indosat Berkelit

- detikInet
Rabu, 19 Jan 2011 17:56 WIB
Jakarta - Harry Sasongko, Presiden Direktur dan CEO Indosat, selalu mengelak untuk berkomentar mengenai posisi perusahaannya yang terus-terusan dipepet dan hampir tersalip oleh kompetitor terdekatnya, XL Axiata.

Ketika ditemui wartawan usai Indosat Awards di eX Plaza, Jakarta, Rabu (19/1/2010), mantan petinggi GE Finance ini kerap memperlihatkan bahasa tubuh yang kurang nyaman saat ditanyai tentang masalah itu.

"No comment. No comment," ujarnya berulang-ulang sembari buru-buru pergi meninggalkan tempat wawancara. Terlihat jelas, Harry tak mau membicarakan soal persaingan antara Indosat dengan XL.

Sebelum pergi, Harry sempat menegaskan bahwa Indosat mencatat pertumbuhan di atas rata-rata industri sepanjang 2010 lalu dari sisi pendapatan usaha dan jumlah pelanggan.

"Industri tumbuh 12% sepanjang tahun lalu, Indosat masih di atasnya. Tahun ini kami akan memperluas jangkauan jaringan untuk meningkatkan penetrasi layanan seluler dan data. Detail lengkapnya baru bisa kami sampaikan Maret nanti," jelasnya.

Ia mengatakan bahwa belanja modal Indosat tahun ini akan digunakan untuk memperluas jangkauan jaringan, ekspansi seluler, dan layanan data. Ada juga upgrade teknologi, meneruskan program tahun lalu.

"Kami belum bisa menyebutkan berapa jumlah belanja modal tahun ini, namun semuanya berasal dari kas internal dan sisa obligasi tahun lalu," lanjut dia.

Harry juga mengaku tidak berencana menambah utang Indosat sepanjang tahun ini, kecuali untuk pinjaman subtitusi yang memberikan kesempatan menukar bunga menjadi lebih rendah. Indosat juga akan mengeluarkan dana Rp 1,1 trliun dari kas internal untuk melunasi utang yang jatuh tempo tahun ini.

Indosat tahun lalu lebih memilih melakukan upgrade teknologi dibandingkan dengan memperluas jaringan melalui penambahan jumlah BTS (base transceiver station). Hal tersebut berpengaruh pada perkembangan bisnis layanan data anak perusahaan, PT Indosat Mega Media (IM2).

Indosat hingga kuartal III/2010 memiliki 17.847 BTS, jauh tertinggal dibandingkan dengan PT XL Axiata dengan 21.623 BTS berteknologi 2G dan 3G.

Atas permintaan pemegang saham, Indosat akan mengadakan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 8 Februari mendatang dengan agenda yang baru diumumkan 24 Januari 2011.

(rou/ash)