Dilansir PC Mag dan dikutip detikINET, Jumat (14/01/2011) RIM akan mulai mengimplementasikan sebuah solusi yang memungkinkan pemerintah India memiliki akses legal ke layanan Messenger dan email internet BlackBerry. Namun demikian, keleluasaan ini tidak mencakup akses ke server layanan Blackberry.
"Akses untuk partner operator RIM seperti yang diinginkan pemerintah India meliputi semua pengguna layanan messaging kini sudah tersedia di India," kata RIM dalam pernyataannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, sejak Juli silam India mendesak RIM agar membuka akses untuk memonitor layanan BlackBerry atas alasan keamanan nasional. Pemerintah India juga sempat mengancam akan menutup layanan BlackBerry di negaranya jika RIM tidak mengikuti keinginan mereka. Nah, lantas bagaimana dengan pro kontra RIM di Indonesia?
(rns/wsh)