Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Jaringan Masih Lowong, Axis Tetap Ingin Tambahan 3G

Jaringan Masih Lowong, Axis Tetap Ingin Tambahan 3G


- detikInet

Jakarta - Axis, layanan seluler milik Natrindo Telepon Seluler, mengklaim jaringannya masih cukup lowong untuk digunakan oleh pelanggan baru. Meski demikian, anak usaha Maxis dan Saudi Telecom ini tetap menginginkan tambahan frekuensi 3G untuk rencana pengembangan ke depan.

Menurut Syakieb Ahmad Sungkar, Vice President Sales and Distribution Axis, dengan angka 8 juta lebih pelanggannya saat ini, jaringan yang ditopang oleh 4.600 base transceiver station (BTS) itu masih longgar.

"Sebab, utilisasi network kami baru 40%. Masih cukup banyak ruang bagi pelanggan baru untuk memanfaatkannya," kata dia saat ditemui di sela pengundian Axis, di Fx Plaza, Jakarta, Selasa (30/11/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari total 8 juta pelanggan itu, Syakieb menuturkan, kontribusi pendapatan perusahaan terbesar masih dari layanan suara (voice call) dengan persentase 40%. Sisanya, 30% berasal dari layanan pesan pendek (SMS), dan 30% lainnya dari layanan data.

Nah, menurutnya, layanan data berpotensi untuk tumbuh lebih besar lagi. Terlebih, Axis kata dia, juga mulai gencar memasarkan akses data dengan kemasan yang dibuat lebih murah dibanding operator yang menjadi kompetitornya.

"Sebenarnya tak hanya akses data, kami juga menggempur semua lini dengan program penawaran menarik, seperti voice gratis 1.000 menit, SMS gratis 10.000 SMS, sampai akses internet gratis ratusan megabit," kata dia.

Dengan gencarnya program penawaran promosi yang dilakukan, bukan tak mungkin dalam waktu dekat Axis akan kehabisan ruang untuk mengoperasikan layanannya. Itu sebabnya dibutuhkan tambahan frekuensi 3G.

"Kami sudah mengajukan. Soal harga harusnya sudah tidak ada masalah. Kami siap untuk memenuhi permintaan pemerintah. Kami commit dan comply," tandas Syakieb.

(rou/ash)





Hide Ads