Demikian disampaikan General Manager Network Operations Telkomsel Regional Bali dan Nusa Tenggara, I Ketut Susila Dharma pada jumpa pers di Grapari Telkomsel, Jl Diponegoro, Senin (30/8/2010).
Susila mengatakan, perilaku pengguna seluler serta pola lonjakan trafik komunikasi di Bali dan Nusa Tenggara terbilang unik dan agak berbeda dengan regional lain. Sebab, di dua wilayah ini, lonjakan trafik komunikasi dapat terjadi sepanjang tahun lantaran menjadi pusat pariwisata bagi turis lokal dan mancanegara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu pula dengan wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), diyakini akan terjadi kenaikan trafik komunikasi karena jumlah pelanggan Telkomsel di sana makin bertambah signifikan.
"Ditambah dengan masyarakat yang mudik ke kampung halaman. Sedangkan di Nusa Tenggara Timur (NTT), prediksi kami trafik komunikasi akan normal dan nanti akan makin meningkat menjelang akhir tahun," kata Susila.
Menyambut musim mudik, Telkomsel pun telah menyiapkan sumber daya -- baik dari sisi ketersedian produk di pasaran, pelayanan pelanggan, termasuk mempersiapkan infrastruktur dan perangkat network dalam rangka mengantisipasi lonjakan trafik voice, SMS, dan data.
(gds/ash)