Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Server BlackBerry Menunggu RIM Buka Kantor di Indonesia

Server BlackBerry Menunggu RIM Buka Kantor di Indonesia


- detikInet

Jakarta - Pemerintah Indonesia masih menunggu respon atas surat yang dikirim ke Research in Motion (RIM) di Kanada tentang desakan untuk membangun server BlackBerry di Indonesia.

Namun Plt Dirjen Postel Kementerian Kominfo Muhammad Budi Setiawan meyakini, pembicaraan soal server tersebut akan segera ditindaklanjuti setelah RIM membuka kantor perwakilannya di Jakarta.

"RIM akan buka representatif office bulan ini di Kuningan, Jakarta. Setelah itu mereka baru akan membicarakan server di Indonesia. Kami harap bisa tahun ini juga," katanya usai jumpa pers di kantor Kominfo, Jakarta, Selasa (10/8/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Menkominfo Tifatul Sembiring mengungkapkan ada empat alasan utama agar RIM wajib segera membangun server BlackBerry di Indonesia.

Selain aspek legalitas terhadap UU ITE No. 11/2008, kontribusi terhadap pendapatan negara bukan pajak (PNBP), dan faktor keamanan untuk melacak data kriminal, lainnya agar tarif BlackBerry bisa turun 20% lagi.

Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Heru Sutadi menambahkan, satu aspek lagi adalah menyangkut faktor keamanan data pengguna BlackBerry di Indonesia.

"Selain UU ITE No. 11/2008, regulator juga harus menjamin implementasi UU Telekomunikasi No. 36/1999 pasal 42 ayat 1 dimana informasi yang terkirim melalui jaringan telekomunikasi harus dijamin kerahasiaannya," kata dia.

"β€Žβ€‹Kalau servernya di Kanada, regulator tidak bisa jamin jika data tetap rahasia. β€Žβ€‹Berbeda jika server diletakkan di Indonesia," tandas Heru.

(rou/ash)







Hide Ads