Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Arab Saudi Segera Blokir BlackBerry

Arab Saudi Segera Blokir BlackBerry


- detikInet

Jakarta - Setelah mengumumkan pemblokiran sejumlah fitur layanan BlackBerry, badan pengawas telekomunikasi Arab Saudi akhirnya memutuskan untuk memblokir layanan itu pada Jumat, 6 Agustus 2010. Pemblokiran itu akan berlangsung hingga operator telepon seluler memenuhi segala persyaratan.

Setelah mengumumkan pemblokiran sejumlah fitur layanan BlackBerry, badan pengawas telekomunikasi Saudi akhirnya memutuskan untuk memblokir layanan itu
pada hari Jumat, 6 Agustus 2010. Menurut Communications and Information Technology Commission (CITC), larangan itu akan berlangsung sampai tiga operator telepon seluler terbesar di negara itu memenuhi persyaratan yang telah diminta.

"Saudi Telecom Co, Mobily dan Zain Saudi Arabia diminta untuk segera menghentikan layanan BlackBerry untuk bisnis maupun individu mulai 6 Agustus," demikian pengumuman yang disampaikan CITC seperti dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (5/8/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya di Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA) pun merencanakan hal yang sama. Keduanya sama-sama kecewa karena tidak bisa memonitor komunikasi yang lalu lalang lewat smartphone besutan Research In Motion (RIM) tersebut. Pasalnya, BlackBerry menyalurkan data enkripsinya secara otomatis ke server komputer di luar kedua negara itu.

Persyaratan yang diminta pemerintah Saudi adalah agar RIM mau merilis data komunikasi pengguna jika suatu saat dibutuhkan. Badan Regulasi Telekomunikasi UEA (TRA), menyatakan kurangnya pelaksanaan dari layanan BlackBerry akan regulasi setempat, bisa mengancam yudisial, sosial dan keamanan nasional bangsa Arab.

Bagaimana dengan di Indonesia? Regulator di Indonesia juga ingin memiliki kemampuan memantau data di BlackBerry. Pemerintah dikatakan sudah sejak 2009 mendesak RIM untuk membuka perwakilan resmi dan membangun servernya di Indonesia.
(feb/rns)





Hide Ads