(Batic). Dalam acara ini hadir sejumlah operator global yang siap berdiskusi dan mencari solusi membuka peluang bisnis.
TII sendiri merupakan anak usaha Telkom yang berfokus pada penyediaan layanan informasi dan komunikasi, serta jaringan internasional di bawah tiga portfolio bisnis: jasa telekomunikasi internasional, investasi dan kemitraan strategis.
Pada acara yang digelar di Grand Hyatt Nusa Dua Bali, Rabu (4/7/2010), seluruh peserta konferensi yang didominasi warga asing tersebut tampak berbusana asli Indonesia, yakni Batik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Batic 2010 digelar 3-6 Agustus 2010, dan dihadiri oleh para eksekutif dan jajaran manajemen lebih dari 50 operator telekomunikasi dari seluruh dunia. Dalam kesempatan tersebut, mereka akan saling berbagi pengetahuan, wawasan, pengalaman, peluang serta inovasi khususnya di pasar Asia.
"Batic ini merupakan forum yang sangat bagus untuk saling bertemunya para operator. Ini tentu diharapkan sangat membantu pertumbuhan TII ke depannya," ujar Sudiro Asno, Direktur Keuangan Telkom.
Konferensi ini dibuka oleh Plt Dirjen Postel yang mewakili Menkominfo Tifatul Sembiring yang urung hadir. Nantinya, Batic akan menjadi agenda tahunan bagi para operator telekomunikasi dunia untuk saling mendiskusikan perkembangan serta permasalahan yang ada di industri ini.
"Rencananya Batic akan diselenggarakan berkala, karena ini merupakan bagian kontribusi Telkom Group untuk menumbuhkembangkan komunitasnya," tambah Septika N Widyasrini, Presdir TII.
Menurutnya, dipilihnya nama 'Batic' juga merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia serta memberi asosiasi positif terhadap karya batik putra-putri Tanah Air yang telah mendunia itu.
(fw/ash)