Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bandwidth Internet Internasional Turun 40%

Bandwidth Internet Internasional Turun 40%


- detikInet

Jakarta - Sejumlah penyedia layanan internet broadband berlomba-lomba meningkatkan kapasitas bandwidth untuk pelanggannya. Ternyata, hal itu disebabkan penurunan harga bandwidth internet internasional yang nilainya signifikan.

Penambahan kapasitas bandwidth telah ditawarkan oleh First Media dan Telkom.
Kemudian baru-baru ini, bandwidth dobel dengan harga tetap juga ditawarkan Biznet Networks untuk segmen korporat dan UKM.

"Kami berani menawarkan bandwidth dobel dengan harga tetap karena bandwidht kami sedang kencang-kencangnya, 100 giga. Lagipula, bandwidth internasional juga turun 30-40%," kata Vice President Marketing and Support Biznet Networks, Endra Leonardy, kepada detikINET di Cityloft, Jakarta, Senin (12/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyelengara internet berbasis serat optik Biznet Networks menggandakan kapasitas bandwidth yang disediakan untuk akses internet pelanggan kelas usaha kecil menengah dan korporat. Tujuannya antara lain agar jumlah pelanggan di segmen itu bisa genap menjadi 20 ribu di akhir 2010.

"Sejak 1 Juli kemarin, semua pelanggan MetroNET kami upgrade bandwidth-nya secara otomatis tanpa tambahan biaya," kata Vice President Marketing and Support Biznet Networks, Endra Leonardy, kepada detikINET di Cityloft, Jakarta, Senin (12/7/2010).

Dengan penurunan harga bandwidth internasional itu, Biznet pun tak ragu untuk
menambah kapasitas akses pelanggan. Kapasitas bandwidth yang kini ditawarkan Biznet untuk produk MetroNET tak lagi mulai 1 Mbps. Paket terbaru otomatis di-upgrade mulai dari 2 Mbps yang dibanderol Rp 1 juta per bulan hingga paket 20 Mbps dengan biaya Rp 7,5 juta per bulan.

Menurut Endra, saat ini pelanggan MetroNET telah berjumlah 15 ribu. Diharapkan selain untuk meretensi pelanggan lama, Biznet bisa meraih tambahan 5.000 pelanggan baru untuk segmen UKM dan korporat tersebut. "Kami optimistis bisa menggenapkan jadi 20 ribu di akhir tahun 2010 ini," tandasnya.

(rou/rns)





Hide Ads