Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
2012, SmartFren Tak Lagi Keroyokan

2012, SmartFren Tak Lagi Keroyokan


- detikInet

Bandung - Hasil merger Smart Telecom dan Mobile-8 yang kini memiliki merek dagang dan logo bersama yakni SmartFren masih keroyokan menggarap pasar. Rencananya baru tahun 2012 akan diperjelas posisi masing-masing.

Demikian diungkapkan oleh Area Sales Manager Jabar I Mobile-8, Asep Hendrawan kepada detikINET usai peluncuran kerjasama antara Smartfren dengan PT Fastfood Indonesia Tbk, di KFC Dago.

"2012 kemungkinan akan diarahkan siapa yang ke data dan siapa yang ke voice," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, SmartFren sendiri masih terlihat keroyokan dalam menggarap pasar. Padahal sebelum merger, Smart identik dengan layanan data.

Tren penggunaan akses data yang meningkat saat ini juga digarap serius oleh SmartFren. Tak mau kehilangan pasar, beberapa waktu lalu SmartFren meluncurkan hape Fren Sumo. Program bundling yang memberikan kelebihan pada ponsel yang juga
bisa berfungsi sebagai modem ini menjadi andalan SmartFren dalam menggarap pasar.

"Memang untuk ARPU (average revenue per user) voice ada penurunan. Saat ini di bawah Rp 50 ribu. Tapi untuk ARPU data ini yang ada peningkatan. Setahun terakhir ada peningkatan sekitar 30 persen," katanya.
(afz/ash)







Hide Ads